Astra Motor NTB Ungkap Rahasia Irit Honda BeAT

Astra Motor NTB Ungkap Rahasia Irit Honda BeAT
Astra Motor NTB Ungkap Rahasia Irit Honda BeAT
Materi Iklan FINAL 2026

Jurnalekbis.com – Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan masyarakat saat memilih sepeda motor untuk mobilitas harian, terutama ketika menghadapi kemacetan di perkotaan. Astra Motor NTB menyoroti Honda BeAT yang menurut pengujian pabrikan mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 60,6 kilometer per liter.

Marketing Manager Astra Motor NTB, Yehezkiel Felix, mengatakan efisiensi bahan bakar menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan konsumen dalam memilih kendaraan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Macet boleh panjang, tapi jangan sampai boncos ikut jalan!” demikian pesan Astra Motor NTB dalam mengampanyekan efisiensi bahan bakar Honda BeAT.

Angka konsumsi 60,6 km/liter tersebut berasal dari pengujian menggunakan metode World Motorcycle Test Cycle (WMTC) dengan fitur Idling Stop System (ISS) dalam kondisi aktif. Hasil itu menggambarkan konsumsi bahan bakar dalam kondisi pengujian tertentu, bukan jaminan konsumsi setiap pengguna di jalan raya.

Kondisi lalu lintas, gaya berkendara, beban kendaraan, tekanan ban, serta perawatan mesin dapat memengaruhi konsumsi BBM dalam pemakaian sehari-hari.

Andalkan Mesin 110 cc dan Teknologi ISS

Honda BeAT menggunakan mesin berkapasitas 110 cc dengan teknologi Enhanced Smart Power (eSP). Teknologi tersebut mendukung efisiensi kerja mesin melalui optimalisasi proses pembakaran dan pengurangan gesekan pada sejumlah komponen.

Motor ini juga menggunakan sistem injeksi Programmed Fuel Injection (PGM-FI) yang mengatur suplai bahan bakar secara terukur sesuai kebutuhan mesin. Sistem tersebut mendukung proses pembakaran yang efisien dalam berbagai kondisi pengoperasian.

Fitur lain yang menjadi andalan ialah Idling Stop System. Teknologi ini mematikan mesin secara otomatis ketika kendaraan berhenti dalam kondisi yang memenuhi persyaratan sistem. Mesin kembali menyala saat pengendara memutar tuas gas.

Fitur ISS dapat membantu mengurangi penggunaan bahan bakar ketika pengendara menghadapi pola lalu lintas berhenti dan berjalan berulang kali. Situasi tersebut sering terjadi di jalan perkotaan saat volume kendaraan meningkat.

Selain teknologi mesin, bobot kendaraan yang relatif ringan dan desain bodi ramping mendukung kelincahan Honda BeAT ketika bermanuver di jalan padat.

Kebiasaan Berkendara Tetap Menentukan

Meski menawarkan teknologi pendukung efisiensi, konsumsi BBM tetap bergantung pada cara pengendara menggunakan dan merawat sepeda motor.

Pengendara dapat mengupayakan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat dengan menjaga putaran gas tetap halus, menghindari akselerasi mendadak, serta mengantisipasi kondisi jalan agar tidak terlalu sering melakukan pengereman keras.

Tekanan ban juga perlu mengikuti rekomendasi pabrikan. Ban dengan tekanan yang tidak sesuai dapat memengaruhi hambatan gulir, kenyamanan, dan efisiensi berkendara.

Materi Iklan FINAL 2026

Servis berkala di bengkel resmi turut membantu menjaga performa mesin. Pengguna sebaiknya mengikuti jadwal perawatan dan memeriksa kondisi komponen sesuai buku pedoman pemilik kendaraan.

Pengendara juga perlu menggunakan fitur ISS sesuai petunjuk pengoperasian dan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Bagi konsumen, angka 60,6 km/liter dapat menjadi referensi awal untuk mempertimbangkan efisiensi Honda BeAT. Namun, calon pembeli tetap perlu memperhitungkan kebutuhan perjalanan, kondisi jalan, biaya perawatan, serta pola penggunaan kendaraan sebelum menentukan pilihan.

Pada akhirnya, efisiensi bahan bakar tidak hanya bergantung pada teknologi sepeda motor. Perpaduan antara teknologi mesin, perawatan rutin, dan kebiasaan berkendara menjadi faktor penting untuk mengendalikan pengeluaran BBM sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *