Investor Pasar Modal NTB Tembus 427 Ribu SID, BEI Ungkap Cara Belajar Saham

Investor Pasar Modal NTB Tembus 427 Ribu SID, BEI Ungkap Cara Belajar Saham
Investor Pasar Modal NTB Tembus 427 Ribu SID, BEI Ungkap Cara Belajar Saham

Mataram – Minat masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) terhadap investasi di pasar modal terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga September 2026, jumlah investor pasar modal di NTB tercatat mencapai 427.315 Single Investor Identification (SID). Dari jumlah tersebut, sebanyak 101.539 SID merupakan investor saham.

Data tersebut menunjukkan semakin besarnya ketertarikan masyarakat NTB untuk mengenal dan terlibat dalam aktivitas investasi di pasar modal. Pertumbuhan ini sekaligus menjadi indikasi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi.

Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB, Gusti Bagus Ngurah Putra Sandina, mengatakan perkembangan pasar modal di NTB terlihat dari meningkatnya jumlah investor maupun aktivitas pelaku pasar modal.

Menurutnya, kepemilikan SID menunjukkan bahwa seseorang telah memiliki identitas investor dan akun investasi riil melalui perusahaan sekuritas atau manajer investasi, sehingga dapat melakukan transaksi sesuai instrumen investasi yang dimiliki.

“Pasar Modal di Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Beberapa indikator perkembangan tersebut ditunjukkan oleh jumlah investor pasar modal dan juga pelaku pasar modal yang semakin ramai,” ujar Gusti Bagus Ngurah Putra Sandina.

Di tengah pertumbuhan tersebut, BEI NTB juga mendorong masyarakat untuk tidak sekadar tertarik berinvestasi, tetapi memahami terlebih dahulu mekanisme perdagangan di pasar modal.

Salah satu upaya yang dapat dimanfaatkan masyarakat adalah melalui aplikasi IDX Mobile, platform resmi dari Bursa Efek Indonesia yang tersedia secara gratis di Google Play Store maupun App Store.

Aplikasi tersebut menyediakan berbagai informasi mengenai pasar modal, termasuk perkembangan pergerakan pasar, data saham, serta fitur edukasi yang membantu masyarakat memahami aktivitas investasi.

Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan calon investor adalah simulasi transaksi saham. Melalui fitur ini, pengguna memperoleh modal virtual sebesar Rp 5 juta untuk mencoba aktivitas jual beli saham tanpa menggunakan uang sungguhan.

Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat mempelajari mekanisme transaksi, memahami pergerakan harga saham, sekaligus mengenali risiko investasi sebelum memutuskan membuka rekening efek dan bertransaksi menggunakan dana pribadi.

Gusti Bagus menilai keberadaan IDX Mobile dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat NTB untuk mengenal pasar modal secara lebih mudah. Terlebih, masyarakat yang belum memiliki rekening investasi riil tetap bisa memanfaatkan fasilitas simulasi untuk meningkatkan pemahaman.

“Aplikasi IDX Mobile sebagai aplikasi resmi dari Bursa Efek Indonesia menjadi hub masyarakat NTB untuk mulai mengenal dan bertransaksi di pasar modal secara riil,” katanya.

Meski demikian, edukasi tetap menjadi bagian penting sebelum masyarakat mengambil keputusan investasi. Calon investor perlu memahami karakteristik instrumen investasi, risiko kerugian, serta menyesuaikan pilihan investasi dengan kemampuan keuangan masing-masing.

Dengan jumlah investor yang telah mencapai ratusan ribu SID, tantangan berikutnya bukan hanya meningkatkan jumlah investor baru, tetapi juga mendorong terbentuknya investor yang memiliki pengetahuan dan mampu mengambil keputusan investasi secara bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *