“GPM ini merupakan komitmen pemerintah dalam memastikan akses pangan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat NTB,” tutur H. A. Aziz., S.H., MH., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, saat ditemui di lokasi acara.
Lebih lanjut, Aziz menjelaskan bahwa pasar murah ini menjadi salah satu strategi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.
“Melalui GPM, kami berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah,” tegasnya.
Berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, frozen food, dan sayuran tersedia di pasar murah ini dengan harga subsidi. Tak heran, antusiasme masyarakat pun sangat tinggi. Salah satu warga, Ibu Salmiah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penyelenggaraan GPM ini.
“Harga-harga di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar biasa. Pasar murah ini sangat membantu kami, terutama dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang,” ungkap Ibu Salmiah.
Komitmen pemerintah NTB untuk membantu masyarakat tak berhenti di situ. GPM ditargetkan untuk dilaksanakan sebanyak 29 kali di tahun 2024 dan akan menjangkau berbagai lokasi di seluruh NTB.
“Kami berkomitmen untuk terus mengadakan pasar murah ini di berbagai daerah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat NTB,” pungkas Aziz.
Upaya Nyata Pemerintah NTB dalam Membantu Masyarakat
GPM ke-12 ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah NTB terhadap masyarakatnya. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, program ini hadir sebagai angin segar bagi masyarakat, meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Langkah proaktif pemerintah NTB dalam menggelar GPM patut diapresiasi. GPM tidak hanya membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi upaya konkret dalam menjaga stabilitas pangan dan mengendalikan inflasi di NTB.
Mari kita dukung upaya pemerintah NTB dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat menghadapi inflasi.
#NTB #GPM #PasarMurah #HargaMurah #BantuanMasyarakat #Inflasi #KetahananPangan














