Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 dari Markas Besar TNI Angkatan Darat meninjau langsung pelaksanaan program pembangunan di wilayah Kodim 1606/Mataram, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan yang berfokus pada pembukaan akses jalan baru ini mendapat apresiasi karena dinilai memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antar desa dan perekonomian lokal.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Irut-2 Minpuanter Itter Itum Itjenad, Kolonel Inf Gunung Bintoro, yang menyebut bahwa pelaksanaan TMMD di wilayah ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran. “Hari ini saya dan tim dari Mabesad melaksanakan pengawasan serta evaluasi terhadap sasaran TMMD di Kodim 1606 Mataram. Hasilnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kolonel Gunung di lokasi, Sabtu (1/11/2025).
Ia menjelaskan, program TMMD ke-126 mencakup sejumlah pekerjaan fisik seperti pembuatan dan pelebaran jalan, pengerasan badan jalan, pembangunan jembatan, serta pemasangan talut di beberapa titik rawan longsor. “Saya lihat langsung hasilnya, dan ini betul-betul membantu warga. Jalan yang dibuka menghubungkan satu desa dengan desa lainnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gunung menyoroti semangat gotong royong warga setempat yang turut berperan dalam keberhasilan kegiatan ini. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang secara sukarela menghibahkan sebagian tanah miliknya untuk dijadikan jalan umum.
“Banyak warga yang ikhlas menyerahkan tanah mereka untuk kepentingan bersama. Ini luar biasa. Sikap seperti ini menunjukkan kesadaran tinggi bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Selain TNI, kegiatan TMMD di wilayah Kodim 1606 Mataram juga melibatkan berbagai unsur lintas instansi seperti Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Polres, serta perangkat desa. Sinergi inilah, kata Gunung, yang menjadi kunci sukses pelaksanaan TMMD di lapangan.
“Program ini menjadi jembatan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semua pihak mendukung penuh, mulai dari PUPR, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama,” tuturnya.
Gunung menambahkan, meski TMMD hanya berlangsung dalam jangka waktu terbatas, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar melanjutkan pembangunan yang telah dimulai melalui program TMMD.
“TMMD akan terus kita laksanakan secara berkesinambungan. Namun, karena waktu dan sumber daya terbatas, tidak semua wilayah bisa dijangkau sekaligus. Kami berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti, terutama jalan yang sudah dibuka agar bisa dibuat lebih permanen,” tegasnya.
Menurutnya, jalan baru yang dibangun TNI bersama masyarakat ini akan menjadi penggerak ekonomi di wilayah pedesaan. Dengan akses transportasi yang lebih baik, mobilitas hasil pertanian dan kebutuhan logistik masyarakat akan semakin mudah. “Kalau jalan ini diteruskan dan ditingkatkan, perekonomian warga pasti jauh lebih lancar,” ujarnya optimistis.
Kunjungan tim Wasev ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kegiatan TMMD ke-126 berjalan sesuai target dan memberi dampak nyata. Tak hanya membuka jalan, TMMD di Lombok Barat juga membuka peluang bagi masyarakat desa untuk menatap masa depan yang lebih sejahtera, berkat kolaborasi nyata antara TNI, pemerintah, dan rakyat.














