Lombok Barat,Jurnalekbis.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1606/Mataram terus memperluas dampak positif programnya, tak hanya lewat pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat kegiatan pembinaan masyarakat. Salah satunya melalui sosialisasi bahaya narkoba dan penyuluhan hukum yang digelar di TK PAUD Al-Ahari, Dusun Murpeji, Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Sabtu malam (1/11/2025).
Kegiatan tersebut menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kota Mataram. Tujuannya jelas — menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan pemahaman hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Perwakilan BNN Kota Mataram, Beben, menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba kini menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. “Narkoba itu banyak jenisnya, mulai dari ganja, sabu, hingga ekstasi. Sekali mencoba bisa hancur masa depan. Karena itu, kami mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk bersama menjaga anak-anak agar tidak terjerumus,” ujarnya di hadapan warga.
Menurut Beben, pola peredaran narkoba di daerah semakin beragam dan menyasar kalangan remaja, bahkan anak-anak usia sekolah. Ia menegaskan pentingnya edukasi dini agar masyarakat lebih waspada dan mampu melindungi keluarga dari ancaman tersebut.
Sementara itu, perwakilan Kejati Kota Mataram, Budi Satriana, S.H., menambahkan bahwa kesadaran hukum juga menjadi benteng penting dalam kehidupan sosial. “Hukum dibuat bukan untuk menakuti, tapi untuk mengatur agar masyarakat hidup tertib dan adil. Dengan memahami hukum, kita bisa terhindar dari masalah dan konflik,” tegasnya.
Dari pihak Satgas TMMD, Peltu Selamet Basuki, menuturkan bahwa kegiatan nonfisik seperti ini merupakan bagian penting dari program TMMD. “TNI tidak hanya fokus membangun jalan atau jembatan, tapi juga membangun karakter masyarakat. Kami ingin warga memiliki kesadaran hukum yang tinggi dan lingkungan yang bebas dari narkoba,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan desa-desa binaan TMMD dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan, baik dari sisi pembangunan maupun sosial kemasyarakatan.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya peserta yang hadir memenuhi lokasi kegiatan. Salah satu warga, Inak Nasrah (45), mengaku senang bisa mendapatkan pengetahuan baru. “Kami jadi tahu jenis-jenis narkoba dan bahayanya. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan supaya anak-anak kami bisa lebih aman,” katanya.
Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan penyuluhan hukum ini merupakan bagian dari rangkaian TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram yang tengah berlangsung di wilayah Kecamatan Lingsar. Program ini dikenal sebagai salah satu agenda lintas sektoral TNI bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di desa sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD berharap masyarakat Desa Dasan Geria semakin tangguh menghadapi ancaman sosial dan hukum. Tidak hanya infrastruktur yang diperkuat, tetapi juga kesadaran dan karakter warga agar tumbuh menjadi masyarakat yang berdaya, taat hukum, serta terbebas dari bahaya narkoba.












