Mataram, Jurnalekbis.com– Penyaluran bantuan pangan pemerintah bagi masyarakat penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Ampenan Tengah, Kota Mataram, berlangsung tertib dan aman pada Kamis (27/11/2025). Distribusi yang digelar di Kantor Lurah Ampenan Tengah ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian untuk memastikan proses berjalan lancar dan seluruh bantuan diterima langsung oleh warga yang berhak.
Pengawasan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas setempat sejak proses pendataan hingga pembagian bantuan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi kericuhan, antrean panjang yang sulit dikendalikan, serta kemungkinan terjadinya penyaluran yang tidak tepat sasaran.
Kapolsek Ampenan, AKP Ahmad Majmuk, S.Pd., mengatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam pengamanan pendistribusian bantuan merupakan langkah penting guna memastikan transparansi dan ketertiban di lapangan. Menurutnya, bantuan ini merupakan program pemerintah melalui Bulog yang ditujukan untuk meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat, khususnya warga yang masuk kategori KPM.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi bertujuan untuk memastikan pendistribusian berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada warga yang berhak,” ujar Kapolsek.
Dalam penyaluran kali ini, setiap KPM menerima dua sak beras berisi 10 kilogram dan empat liter minyak goreng sebagai alokasi bantuan untuk bulan Oktober dan November 2025. Jumlah penerima yang cukup banyak membuat kehadiran aparat kepolisian menjadi penting untuk menjaga ketertiban serta mengurai antrean agar proses distribusi tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kapolsek Ampenan menegaskan bahwa pengawasan seperti ini bukan hanya soal menjaga kelancaran proses, melainkan sekaligus wujud pelayanan Polri kepada masyarakat. Ia berharap keterlibatan polisi dapat menciptakan rasa aman dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penyaluran bantuan pemerintah.
“Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat seperti ini diharapkan dapat meningkatkan situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.
Selama proses penyaluran, aparat terlihat aktif membantu mengatur barisan warga, memberikan imbauan agar tetap tertib, serta memastikan nama-nama penerima sesuai dengan daftar yang telah diverifikasi oleh pihak kelurahan. Tidak ditemukan kendala berarti selama pembagian berlangsung. Warga yang hadir pun memberikan respons positif terhadap kehadiran aparat kepolisian yang dinilai sangat membantu menciptakan suasana kondusif.
Sejumlah penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima, mengingat kebutuhan bahan pokok terus meningkat menjelang akhir tahun. Mereka juga mengapresiasi kelancaran proses pembagian yang dinilai lebih tertib dibandingkan penyaluran sebelumnya.
Sinergi antara pemerintah kelurahan, Bulog, dan aparat kepolisian membuat distribusi bantuan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Pemerintah berharap bantuan pangan ini mampu meringankan beban warga Ampenan Tengah, sekaligus memastikan stabilitas pangan masyarakat tetap terjaga.
Dengan berakhirnya penyaluran bantuan di hari itu, seluruh tahapan kegiatan dinyatakan berjalan aman, tertib, dan tanpa insiden. Kolaborasi lintas lembaga dinilai menjadi kunci utama suksesnya pendistribusian bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.












