News

Aksi Sigap Damkar Gerung Evakuasi Tawon Vespa di Permukiman Warga

×

Aksi Sigap Damkar Gerung Evakuasi Tawon Vespa di Permukiman Warga

Sebarkan artikel ini
Aksi Sigap Damkar Gerung Evakuasi Tawon Vespa di Permukiman Warga

Lombok Barat, Jurnalekbis.com– Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Mabes Gerung melakukan evakuasi sarang tawon vespa di sebuah rumah warga di Dusun Kemuning, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (6/1/2026) siang. Evakuasi dilakukan menyusul laporan dari pemilik rumah yang merasa terancam oleh keberadaan sarang tawon berukuran cukup besar.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.33 Wita. Pemilik rumah, Aulia Urwati, melaporkan adanya sarang tawon vespa yang menempel di bagian rumahnya dan dinilai berpotensi membahayakan penghuni, terutama anak-anak dan warga sekitar. Tawon vespa dikenal memiliki sengatan berbahaya dan bersifat agresif jika merasa terganggu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit mobil rescue Damkar Mabes Gerung langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Petugas bergerak cepat dan tiba di rumah warga sekitar pukul 14.40 Wita, atau kurang dari 10 menit setelah laporan diterima.

Baca Juga :  Pengadilan Keliling Permudah Urusan Adminduk Warga Lombok Barat

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan asesmen singkat untuk memastikan kondisi sekitar aman dan menentukan metode evakuasi yang tepat. Mengingat posisi sarang tawon berada di titik yang cukup tinggi, petugas menggunakan tangga serta alat pelindung diri (APD) khusus penanganan tawon guna menghindari risiko sengatan.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan terukur. Petugas berusaha memastikan tidak ada tawon yang menyerang warga sekitar selama proses berlangsung. Sarang tawon vespa kemudian berhasil diturunkan dan dimasukkan ke dalam karung khusus untuk diamankan.

“Evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban dalam kejadian ini,” ungkap laporan Regu 1 Damkar Mabes Gerung yang menangani langsung proses evakuasi.

Setelah memastikan lokasi aman dan tidak ada sisa tawon yang berpotensi membahayakan, petugas kembali ke pos komando (pusko) pada pukul 14.50 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kurang dari 30 menit.

Baca Juga :  KAMMI NTB : 'Darurat' Lingkungan hingga Pajak Kendaraan

Keberhasilan evakuasi ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka merasa lebih tenang setelah sarang tawon vespa yang selama ini menimbulkan kekhawatiran akhirnya berhasil ditangani oleh petugas.

Damkar Lombok Barat mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas jika menemukan sarang tawon vespa atau hewan berbahaya lainnya di lingkungan tempat tinggal. Warga juga diminta tidak mencoba mengevakuasi sendiri tanpa peralatan dan keahlian yang memadai, karena berisiko menimbulkan cedera serius.

Selain menangani kebakaran, Damkar juga memiliki peran penting dalam operasi penyelamatan non-kebakaran, termasuk evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan warga, dan penanganan kondisi darurat lainnya. Layanan ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat demi menjaga keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *