Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Sepi, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, berakhir duka. Korban bernama Slamat (50), warga Dusun Lemer, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis sore (8/1/2026).
Korban sebelumnya dilaporkan tidak kembali setelah pergi memancing sejak Rabu pagi (7/1) sekitar pukul 06.00 WITA. Hingga Kamis siang, Slamat tak kunjung pulang, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga setempat. Kecurigaan semakin kuat setelah sepeda motor milik korban diketahui masih terparkir di rumah salah seorang warga di sekitar lokasi keberangkatannya memancing.
Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Mataram langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan pihaknya menerima informasi awal dari Polsek Sekotong terkait dugaan orang hilang di perairan Teluk Sepi.
“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan tim rescue menggunakan rescue car yang dilengkapi peralatan SAR air serta perlengkapan medis untuk melakukan pencarian di lokasi,” ujar Hariyadi, Kamis (8/1).
Pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan dan pesisir Teluk Sepi. Operasi SAR ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Mataram, Polsek Sekotong, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Buwun Mas, serta dibantu oleh warga dan nelayan setempat yang mengenal karakteristik perairan di kawasan tersebut.

Upaya pencarian sempat menghadapi tantangan, mengingat kondisi perairan yang cukup terbuka dan aktivitas nelayan yang masih berlangsung. Meski demikian, koordinasi antar unsur berjalan lancar demi mempercepat proses pencarian korban.
Sekitar pukul 15.45 WITA, titik terang akhirnya diperoleh. Kantor SAR Mataram menerima informasi bahwa warga dan nelayan setempat menemukan sesosok tubuh di sekitar lokasi korban biasa memancing. Setelah dipastikan, jasad tersebut diketahui adalah Slamat.
“Begitu menerima informasi penemuan korban, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan perahu karet. Korban kemudian dievakuasi ke pinggir pantai,” jelas Hariyadi.
Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah Slamat langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di perairan Teluk Sepi secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.
Kantor SAR Mataram mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pemancing, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut. Pemeriksaan kondisi cuaca, penggunaan alat keselamatan, serta pemberitahuan kepada keluarga atau warga sekitar sebelum melaut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan laut yang melibatkan aktivitas memancing di wilayah perairan Lombok Barat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam setiap aktivitas di laut.













