Jurnalekbis.com – Harga emas di Indonesia pada Sabtu, 17 Januari 2026 mengalami dinamika yang menarik menjelang akhir pekan. Emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat stabil di kisaran Rp2,669 juta per gram, sementara produk emas lain di Pegadaian seperti Galeri24 dan UBS mencatatkan kenaikan tipis harga dibandingkan sehari sebelumnya. Pergerakan harga ini mencerminkan kondisi pasar yang terkoreksi secara global namun tetap didukung oleh permintaan safe-haven akibat ketidakpastian ekonomi internasional.
Level Harga Emas Indonesia Hari Ini
Harga Emas Antam (Logam Mulia)
Emas batangan 1 gram: Rp2.669.000
Emas 0,5 gram: Rp1.384.500
Emas 5 gram: Rp13.120.000
Emas 10 gram: Rp26.185.000
(Data dipublikasikan pagi ini berdasarkan update pekan ini; harga Antam cenderung stagnan setelah koreksi tipis pada Jumat.)
Harga Emas di Pegadaian
Galeri24: Rp2.695.000/gram (naik Rp3.000)
UBS: Rp2.749.000/gram (naik Rp7.000)
(Pergerakan harga ini menunjukkan permintaan pada produk lain selain Antam masih kuat.)
Harga buyback atau nilai jual kembali emas Antam juga bergerak relatif tinggi, menunjukkan likuiditas instrumen emas masih menarik bagi investor.
Mengapa Harga Emas Bergerak Begini?
Sentimen Global Dan Domestik
Harga emas di dalam negeri cenderung mengikuti dinamika pasar global. Spot harga emas dunia diperdagangkan di atas level tinggi, mencerminkan permintaan safe-haven yang masih kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global, termasuk penguatan dolar AS dan data ekonomi dunia yang berfluktuasi.
Sementara itu, stabilnya rupiah terhadap dolar AS turut menahan pergerakan tajam harga emas domestik, sehingga emas Antam tampak stagnan di level Rp2,66 juta per gram.
Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan pelaku pasar yang melihat emas sebagai aset safe-haven, terutama menjelang akhir pekan ketika aktivitas perdagangan dapat melambat.
Pergerakan Harga Sepanjang Minggu
Sepekan terakhir, harga emas Antam sempat mencapai level tertinggi sepanjang awal Januari sebelum mengalami koreksi kecil. Koreksi ini dipandang sebagai profit-taking setelah reli harga yang cukup panjang sejak awal pekan.
Analisis data harga emas dalam tujuh hari terakhir menunjukkan fluktuasi tipis namun tetap berada dalam tren tinggi, menggambarkan bahwa sentimen pasar masih cenderung positif meskipun ada tekanan penguatan dolar AS.
Strategi Investor: Sell, Buyback, atau Hold?
Harga emas yang stabil hingga meningkat kecil di produk tertentu memberi sinyal beragam kepada investor:
🔹 Investor jangka pendek mungkin memanfaatkan momen koreksi untuk entry point atau profit-taking.
🔹 Investor jangka panjang tetap melihat emas sebagai lindung nilai terhadap risiko inflasi dan gejolak pasar.
“Dalam kondisi harga emas stabil namun di kisaran tinggi, keputusan jual atau tahan sebaiknya dilakukan berdasarkan tujuan investasi masing-masing,” kata pakar investasi logam mulia. (nama pakar dikonfirmasi redaksi).
Catatan Penting Bagi Pembeli
Harga emas Antam biasanya diperbaharui setiap pagi pukul 08.30 WIB melalui situs resmi Logam Mulia.
Pembelian emas batangan di atas Rp10 juta terkena pajak sesuai ketentuan pemerintah.
Harga buyback bisa berbeda antar lembaga, tergantung kebijakan masing-masing tempat penjualan kembali.
Rangkuman Harga Emas – Sabtu 17 Jan 2026
| Produk Emas | Harga Per Gram (Rp) | Tren Harga |
|---|---|---|
| Antam | 2.669.000 | Stagnan / stabil |
| Galeri24 | 2.695.000 | Naik tipis |
| UBS | 2.749.000 | Naik tipis |
(Harga per gram hari ini mencerminkan pergerakan akhir pekan dengan stabilitas harga Agregat di pasar domestik.)
Harga emas Indonesia hari ini Sabtu, 17 Januari 2026 menunjukkan stabilitas pada emas batangan Antam di level Rp2,66 juta per gram, sementara produk Pegadaian seperti Galeri24 dan UBS mencatat kenaikan tipis. Sentimen global dan permintaan domestik membuat harga emas tetap menarik sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. (Risa)













