BisnisEkonomi

Polri Bangun 1.179 SPPG untuk MBG, Sasar Hampir 3 Juta Penerima

×

Polri Bangun 1.179 SPPG untuk MBG, Sasar Hampir 3 Juta Penerima

Sebarkan artikel ini
Polri Bangun 1.179 SPPG untuk MBG, Sasar Hampir 3 Juta Penerima

Jakarta, Jurnalekbis.com — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, melaporkan bahwa Polri kini telah memiliki 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disiapkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Hal itu disampaikan Kapolri saat acara peresmian dan groundbreaking 1.179 SPPG serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Per hari ini, Polri telah memiliki 1.179 SPPG. Terdiri dari 411 SPPG yang sudah beroperasi, 162 dalam tahap persiapan operasional, 499 masih dalam pembangunan dan ditargetkan selesai Maret 2026, serta 107 dalam tahap groundbreaking,” kata Sigit.

Ia menjelaskan, jika seluruh SPPG tersebut telah beroperasi penuh, maka diproyeksikan mampu memberi manfaat kepada sekitar 2.947.500 orang sekaligus menyerap 58.950 tenaga kerja. Dari total tersebut, sebanyak 33 SPPG dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga :  Wapres Gibran: Jangan Gunakan Dana BSU untuk Judol

Kapolri menegaskan, kehadiran Presiden menjadi penyemangat bagi jajaran Polri untuk meningkatkan dedikasi, menjaga integritas, serta menguatkan peran institusi dalam mengawal agenda strategis pemerintah, khususnya program MBG dan ketahanan pangan.

“Program makan bergizi gratis adalah langkah strategis untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan,” ujarnya.

Sigit juga mengungkapkan, Polri menargetkan pembangunan SPPG berlanjut hingga mencapai 1.500 unit pada 2026, dengan penyesuaian mengikuti arahan Presiden guna memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi masyarakat.

Untuk menjamin kualitas layanan, Polri menempatkan aspek standarisasi mutu, higienitas, dan keamanan pangan sebagai prioritas. Saat ini, 201 SPPG telah mengantongi sertifikat laik higienis sanitasi, 119 bersertifikat halal, dan 147 memiliki sertifikat uji laboratorium awal.

Baca Juga :  Indosat Catat Pendapatan Naik 10 Persen Pada semester I 2023

SPPG juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sistem pengelolaan air, pengolahan limbah, hingga perangkat sterilisasi. Seluruh unit menerapkan prinsip food security dan food safety secara ketat melalui penggunaan test kit sebagai kontrol mutu bahan pangan.

Dalam rangka memperkuat rantai pasok, sejumlah SPPG telah dikembangkan berbasis kemandirian pangan. Salah satunya SPPG Polda Mitra Jaya yang mengelola tambak ikan, peternakan ayam dan kambing, hidroponik, hingga sistem bioflok, sehingga membentuk siklus produksi berkelanjutan.

“Penguatan ekosistem ini juga melibatkan petani, peternak, UMKM, dan pelaku logistik lokal, sehingga memberi efek berganda bagi ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sigit.

Selain SPPG, Polri kini telah memiliki 18 gudang ketahanan pangan di 12 polda. Tahun depan akan dibangun 10 gudang tambahan di delapan polda, sehingga total menjadi 28 gudang dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton. Bahkan, satu gudang berkapasitas 10.000 ton tengah disiapkan untuk memperkuat distribusi pangan nasional.

Baca Juga :   Sebanyak 393 jemaah haji Kloter Pertama embarkasi Lombok Terbang Ke Madinah

Menutup sambutannya, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai “polisi rakyat”, mengawal penuh program MBG dan ketahanan pangan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan makmur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *