BisnisKulinerWisata

PLN EPI Latih UMKM Pantai Bagek Kembar, Siap Naik Kelas di Era Digital

×

PLN EPI Latih UMKM Pantai Bagek Kembar, Siap Naik Kelas di Era Digital

Sebarkan artikel ini
PLN EPI Latih UMKM Pantai Bagek Kembar, Siap Naik Kelas di Era Digital
Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas UMKM di Pantai Bagek Kembar Mataram NTB ini dilakukan selama 2 Hari meliputi Pelatihan Pengolahan Makanan, Standarisasi Gizi, Digital Marketing dan Pengemasan.

Mataram, Jurnalekbis.com– PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan wisata Pantai Viral Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Program ini difokuskan pada penguatan legalitas usaha, pemasaran digital, hingga inovasi produk agar UMKM pesisir mampu bersaing di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan tersebut berlangsung selama dua hari di Gedung Pertemuan Taman Plaza Lingkungan Barito. Pelatihan menghadirkan pemateri dari Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Mataram, Dinas Pariwisata Kota Mataram, akademisi UIN Mataram, hingga praktisi UMKM.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk memastikan masyarakat lokal menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi pariwisata di kawasan pesisir.

Baca Juga :  ITDC Serahterimakan Lahan 10 Hektare ke PT Kleo Mandalika Resort, Investasi Capai Rp2,1 Triliun

“Kami ingin UMKM pesisir tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap tren digital, serta mampu meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan,” ujar Mamit dalam keterangan di sela kegiatan.

Pantai Bagek Kembar dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pesisir di Kota Mataram yang menawarkan panorama matahari terbenam serta pemandangan Jetty PLTMG Lombok pada malam hari. Dalam beberapa waktu terakhir, kawasan ini ramai dikunjungi generasi muda yang datang untuk bersantai maupun berburu kuliner.

Lonjakan kunjungan itu membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Namun, sebagian pelaku UMKM dinilai masih menghadapi tantangan, mulai dari aspek legalitas produk pangan, pengemasan, hingga strategi pemasaran digital.

Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan materi tentang kebijakan UMKM dan pengurusan legalitas pangan, perlindungan kekayaan intelektual, hingga strategi promosi berbasis media sosial seperti TikTok dan Facebook. Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan makanan kekinian seperti corn dog yang diminati generasi Z.

Camat Sekarbela, Diks Arief Satriawan, mengapresiasi kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga :  InJourney Kirim Pengajar Terpilih dari The Mandalika untuk Ikuti Training The Trainer IHH

“Kami menyambut baik dukungan PLN EPI dalam pengembangan UMKM di wilayah kami. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Rusnayati, pelaku usaha makanan di Pantai Bagek Kembar, mengaku memperoleh wawasan baru yang bisa langsung diterapkan dalam usahanya.

“Kami jadi tahu cara mengurus legalitas usaha dan memasarkan produk lewat video TikTok agar lebih menarik. Praktik membuat menu kekinian juga langsung bisa kami jual,” tuturnya.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, program ini juga diarahkan untuk memperkuat citra Pantai Bagek Kembar sebagai destinasi yang aman, bersih, tertib, dan ramah wisatawan sesuai konsep sapta pesona. Penguatan kapasitas UMKM dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan wisata sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan.

Baca Juga :  Gubernur NTB : Pariwisata Bukan Sekadar Destinasi, Tapi Ekosistem Berkelanjutan

PLN EPI menyatakan program ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Bagi perusahaan, kehadiran di wilayah operasional tidak hanya sebatas penyediaan energi, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Melalui pelatihan ini, PLN EPI berharap UMKM pesisir di Sekarbela mampu naik kelas, memiliki produk yang terstandar, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Dengan meningkatnya kapasitas pelaku usaha, kawasan Pantai Bagek Kembar diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata favorit, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *