BisnisEkonomi

ITDC Gandeng IAS Property, Kelola Perjalanan Dinas Terintegrasi hingga 2027

×

ITDC Gandeng IAS Property, Kelola Perjalanan Dinas Terintegrasi hingga 2027

Sebarkan artikel ini
ITDC Gandeng IAS Property, Kelola Perjalanan Dinas Terintegrasi hingga 2027

Jakarta, Jurnalekbis.com – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menggandeng PT IAS Property Indonesia dalam kerja sama strategis penyediaan layanan Travel Management Corporate (TMC). Kesepakatan ini diteken pada Selasa (24/2) di Sarinah, Jakarta, dan akan berlaku hingga 31 Desember 2027.

Kerja sama tersebut menandai langkah ITDC dalam menata pengelolaan perjalanan dinas secara terpusat dan terintegrasi. Sebagai pengelola kawasan pariwisata nasional, ITDC memiliki tingkat mobilitas tinggi dalam mendukung operasional destinasi, pengembangan aset, hingga penyelenggaraan agenda berskala nasional dan internasional.

Saat ini ITDC berperan sebagai master developer dan asset manager di sejumlah destinasi unggulan, seperti The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori. Aktivitas bisnis di tiga kawasan tersebut menuntut sistem perjalanan dinas yang efisien, transparan, dan mudah diakses oleh karyawan.

Baca Juga :  Kebutuhan Pupuk di NTB Capai 115.459 Ton

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, mengatakan kerja sama ini dirancang untuk memastikan seluruh kebutuhan perjalanan dinas perusahaan dikelola secara profesional. “Melalui kerja sama ini, ITDC memastikan seluruh kebutuhan perjalanan dinas dikelola secara terpusat, profesional, dan transparan. Dengan dukungan layanan TMC yang terintegrasi, kami ingin meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan kemudahan bagi karyawan dalam menjalankan tugas perusahaan,” ujar Troy dalam keterangan tertulisnya.

Dalam skema kerja sama ini, IAS Property Indonesia akan menyediakan layanan TMC yang mencakup pengelolaan tiket pesawat, kereta api, kapal laut, ferry, serta berbagai moda transportasi darat. Tidak hanya itu, layanan juga meliputi penyediaan akomodasi hotel dengan skema contract rate korporat, pemesanan hotel berbasis Online Travel Agent (OTA), hingga akses jaringan hotel mitra di berbagai destinasi.

Baca Juga :  PLN NTB Siagakan 1.804 Personil Jaga Pasokan Listrik Idul Adha 1444H

Ruang lingkup kerja sama juga diperluas pada dukungan kegiatan korporat dan event. IAS Property Indonesia akan menyediakan layanan Event Organizer, transportasi event, serta penyelenggaraan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Fasilitas ini diharapkan mendukung agenda bisnis ITDC yang kerap melibatkan pemangku kepentingan nasional maupun internasional.

Direktur Solusi & Infrastruktur IAS Property Indonesia, Renny Soviahani, menegaskan kesiapan pihaknya dalam menghadirkan sistem layanan yang responsif dan berstandar tinggi. “Kami siap mendukung mobilitas ITDC melalui sistem layanan TMC yang terintegrasi, cepat, dan berstandar tinggi, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan event dan layanan eksklusif penunjang perjalanan. Kerja sama ini menjadi kontribusi nyata kami dalam meningkatkan konektivitas dan efisiensi antar entitas pariwisata nasional,” jelas Renny.

ITDC menilai kemudahan dalam pengelolaan perjalanan dinas akan berdampak langsung terhadap produktivitas perusahaan. Dengan sistem terpusat, perusahaan dapat memantau pengeluaran perjalanan, meningkatkan efisiensi anggaran, serta meminimalkan potensi ketidakefisienan operasional.

Baca Juga :  Bupati Lombok Barat Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi untuk Meningkatkan PAD

Selain itu, kolaborasi ini juga memperkuat sinergi antar entitas di bawah ekosistem InJourney. Integrasi layanan perjalanan dinas dinilai menjadi fondasi penting bagi tata kelola perusahaan yang modern dan adaptif, terutama di tengah dinamika industri pariwisata yang terus berkembang.

“Melalui kolaborasi antara member InJourney, pengelolaan perjalanan dinas yang terintegrasi akan meningkatkan fokus dan produktivitas karyawan. Kemudahan ini menjadi fondasi bagi kinerja yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat sistem kerja ITDC yang modern, efisien, dan terintegrasi,” tutup Troy.

Kerja sama hingga akhir 2027 ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas internal perusahaan, tetapi juga memperkuat konektivitas dan profesionalisme pengelolaan destinasi pariwisata strategis Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *