Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Pembalap muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Arai Agaska, mengakui masih memiliki kekurangan pada aspek dasar balap usai menjalani race pertama di ajang Mandalika Racing Series (MRS). Meski demikian, ia mulai menunjukkan peningkatan signifikan dan optimistis tampil lebih kompetitif di race berikutnya.
Penampilan Arai Agaska di ajang Mandalika Racing Series (MRS) terus menjadi sorotan. Pembalap muda ini secara terbuka mengungkapkan evaluasi terhadap performanya, terutama setelah menjalani race awal yang dinilainya belum maksimal.
“Untuk di race kemarin, saya masih kekurangan di basic. Masih harus banyak latihan lagi,” ujar Arai, Minggu (26/4).
Arai saat ini turun di kelas Supersport dan bersaing dengan para pembalap yang lebih senior. Ia mengakui persaingan di level tersebut cukup ketat, sehingga menuntut peningkatan kemampuan secara konsisten, khususnya dalam hal teknik dasar dan ritme balap.
Meski menghadapi tantangan, Arai mulai menunjukkan perkembangan positif. Pada sesi berikutnya, ia mengaku sudah mampu mengikuti pace para pembalap senior, yang menjadi indikator peningkatan performa.
“Di race kedua tadi saya sudah bisa mengikuti pace senior-senior. Sudah mulai menemukan ritme di setiap sesi,” jelasnya.
Namun, Arai menegaskan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama. Ia menilai faktor mental dan pengendalian emosi juga sangat berpengaruh dalam setiap balapan, terutama saat menghadapi tekanan di lintasan.
“Di race kedua nanti harus tetap bagus, tidak hanya soal kecepatan tapi juga emosi,” tambahnya.
Selain faktor teknis, kondisi cuaca di Sirkuit Mandalika juga menjadi tantangan tersendiri. Suhu panas ekstrem kerap memengaruhi performa fisik pembalap di lintasan.
“Kalau cuaca biasanya panas sekali. Jadi harus bisa cepat beradaptasi,” ungkap Arai.
Di luar MRS, Arai juga diketahui mengikuti kejuaraan lain sebagai bagian dari upaya meningkatkan jam terbang dan pengalaman balap. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi dan meningkatkan kualitas performanya di berbagai kompetisi.
Sebagai pembalap muda, Arai menyadari dirinya masih dalam tahap pengembangan. Ia menargetkan peningkatan signifikan dalam waktu dekat melalui latihan intensif dan evaluasi berkelanjutan.
“Masih muda, jadi harus berkembang lebih cepat,” tegasnya.
Keikutsertaan Arai di MRS menjadi bagian dari upaya pembinaan pembalap muda nasional, khususnya dari NTB, yang terus menunjukkan potensi besar di kancah balap motor nasional.
Dengan progres yang mulai terlihat, Arai Agaska berpeluang menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan di ajang Mandalika Racing Series musim ini.














