OlahragaOtomotif

Unik! Rocket Racing Bali Satukan Jiwa Pembalap dan Mobil Lewat Ritual Pejati di Mandalika

×

Unik! Rocket Racing Bali Satukan Jiwa Pembalap dan Mobil Lewat Ritual Pejati di Mandalika

Sebarkan artikel ini
Unik! Rocket Racing Bali Satukan Jiwa Pembalap dan Mobil Lewat Ritual Pejati di Mandalika

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com — Tim Rocket Racing Bali membawa nuansa berbeda menjelang gelaran GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika, Jumat (1/5/2026). Sebelum menjalani balapan, tim ini menggelar ritual pejati sebagai bentuk pembangkitan spiritual bagi pembalap dan kendaraan yang akan bertarung di lintasan.

Tradisi khas Bali itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan mental dan spiritual tim sebelum memasuki akhir pekan balap. Tim spiritual Rocket Racing Bali, Dr. Jro Made Gede Aryadi Putra, M.Pd.H menyebut ritual tersebut bertujuan menyatukan kesadaran jiwa antara pembalap dan mobil.

“Perlunya kita membangkitkan jiwa sebelum membangkitkan badan. Kesadaran spiritual ini penting supaya ada keseimbangan antara intelektual, jasmani, dan spiritual,” kata Aryadi.

Baca Juga :  Tiket MotoGP Mandalika 2025 Diskon Besar, Cek Harga & Cara Beli!

Menurutnya, ritual pejati dilakukan untuk memohon tuntunan spiritual agar seluruh tim diberikan keselamatan, fokus, dan pengetahuan selama balapan berlangsung.

“Dengan pejati itu kita memohon kepada unsur guru spiritual. Ada tirta sebagai komposisi spiritual untuk membangkitkan energi. Harapannya kendaraan dan pribadi yang mengendarai bisa menyatu,” ujarnya.

Aryadi bahkan mengibaratkan hubungan pembalap dan mobil seperti kisah Krishna dan Arjuna dalam pewayangan Hindu.

“Seperti pesan Krishna kepada Arjuna, perlu adanya penyatuan jiwa antara ksatria dan keretanya,” katanya.

Ia menjelaskan ritual tersebut cukup dilakukan sekali di awal balapan, namun sarana pejati tetap diletakkan selama rangkaian race berlangsung dan diisi setiap hari.

Tradisi spiritual itu, kata dia, juga berpotensi diperkenalkan pada ajang balap internasional lainnya apabila mendapat permintaan dari penyelenggara atau tim luar negeri.

Baca Juga :  Suzuki Jimny Pikap Siap Menggebrak Pasar, Tangguh untuk Off-Road dan Usaha

“Kalau nanti diminta di Sepang atau Tokyo, tentu akan kami perkenalkan lagi dengan menyesuaikan budaya di sana,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Rocket Racing Bali, Kusuma Sembadha, mengatakan timnya telah melakukan berbagai persiapan teknis maupun fisik menjelang balapan GT World Challenge Asia di Mandalika.

“Untuk awal kami menyiapkan tradisi Bali terlebih dahulu. Setelah itu mobil juga sudah kami siapkan dengan setup terbaik,” katanya.

Ia mengakui saat sesi tes awal masih ditemukan kendala teknis pada pengereman dan suspensi mobil. Namun tim mekanik langsung melakukan perbaikan sebelum balapan utama digelar.

“Tadi ada sedikit lag di pengereman dan suspensi yang perlu diperbaiki. Sekarang sedang dikerjakan mekanik,” ujarnya.

Baca Juga :  NTB Jadi Tuan Rumah Bulog Next Tenis Open 2K24!

Selain kesiapan kendaraan, seluruh pembalap juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan dalam kondisi fit untuk balapan.

Rocket Racing Bali memasang target tinggi pada seri GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika. Kusuma menegaskan timnya membidik kemenangan pada race akhir pekan ini.

“Target kami harus menang kalau bisa. Untuk hari Minggu targetnya nomor satu,” katanya.

Ia juga menilai karakter lintasan Mandalika cukup aman dan semakin memiliki grip baik setelah digunakan mobil-mobil GT3 selama rangkaian balapan.

“Lintasannya bagus. Setelah dilewati mobil GT3, grip aspalnya semakin baik,” ujar Kusuma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *