OlahragaOtomotif

Sean Gelael Podium 3 di GT World Challenge Asia Mandalika 2026

×

Sean Gelael Podium 3 di GT World Challenge Asia Mandalika 2026

Sebarkan artikel ini
Sean Gelael Podium 3 di GT World Challenge Asia Mandalika 2026

Lombok Tengah, BJurnalekbis.com – Pembalap Indonesia Sean Gelael sukses finis di posisi ketiga pada race 1 ajang GT World Challenge Asia 2026 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Sabtu (2/5/2026). Meski sempat memimpin balapan sejak start, peluang Sean meraih kemenangan sirna usai momen safety car dan strategi pit stop mengubah jalannya lomba.

Balapan dimulai pukul 13.20 Wita dan berlangsung selama 33 lap. Sean tampil agresif sejak awal setelah start dari posisi pertama. Ia bahkan sempat menciptakan jarak cukup jauh dari para rival sebelum balapan beberapa kali dihentikan sementara akibat insiden di lintasan.

Pantauan di sirkuit, Sean mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 29,019 detik. Namun, saat memasuki fase driver change dan pengisian bahan bakar, posisinya mulai tergerus.

Baca Juga :  LOGIS Nilai Event Motocross Bermanfaat untuk Geliat Pariwisata NTB

Podium pertama akhirnya direbut pembalap asal China, Yu Kuai, yang tampil dominan dengan catatan waktu terbaik 1 menit 28,558 detik. Posisi kedua ditempati pembalap Selandia Baru Jaxon Evans yang berduet dengan pembalap Indonesia Andrew Haryanto bersama tim Audi Sport Asia Team Phantom di kelas Pro-AM dengan torehan 1 menit 28,718 detik.

Sementara Sean yang turun di kategori Silver harus puas finis di posisi ketiga setelah pertarungan ketat di barisan depan.

Balapan berlangsung panas, bukan hanya karena duel antar pembalap, tetapi juga suhu lintasan di Sirkuit Mandalika yang mencapai 50 derajat Celsius. Strategi pit stop, manajemen ban, hingga momentum safety car menjadi faktor penentu hasil akhir.

Race sempat diwarnai yellow flag pada lap ketujuh setelah terjadi insiden kontak antarmobil antara Hiroaki Nagai dan Brian Lee. Situasi itu memaksa seluruh pembalap mengurangi kecepatan selama proses evakuasi kendaraan di lintasan.

Baca Juga :  Diskon Gede Suzuki Grand Vitara Juni 2024, Potongan Puluhan Juta!

Sean mengaku safety car menjadi salah satu faktor yang membuat peluangnya meraih kemenangan menguap. Sebab, sebelum pit stop ia merasa sudah memiliki jarak aman dari mobil di belakangnya.

“Ada beberapa kali safety car, dua kali. Kalau nggak ada safety car mungkin hasilnya bisa lebih baik,” ujar Sean usai balapan.

Menurutnya, momentum sebelum pit stop sebenarnya menjadi fase terbaik untuk memperlebar jarak.

“Saat stint pertama sebelum pit stop itu saat kita bikin gap. Kayaknya gap ke mobil belakang sudah lumayan jauh. Tapi sayangnya karena safety car jadi semua nempel lagi,” katanya.

Meski begitu, Sean tetap bersyukur bisa bangkit dan mempertahankan posisi podium hingga akhir balapan.

Baca Juga :  Yamaha Fazzio Hybrid Hadirkan Warna Baru, Gen Z Makin Kece!

“Tapi akhirnya kita bisa fight back lagi dan kembalikan ke posisi enam atau tujuh, akhirnya bisa seperti itu,” ujarnya.

Sean juga membuka peluang tampil lebih kuat pada race berikutnya dan berharap bisa mengumandangkan Indonesia Raya di Mandalika.

“Insyaallah. Kalau safety car di awal mungkin risikonya juga kurang. Tapi semua itu ada faktor keberuntungan juga dan di tangan Tuhan,” katanya.

Hasil podium ini menjadi catatan positif bagi Sean Gelael di musim 2026 sekaligus mempertegas daya saing pembalap Indonesia di level internasional pada ajang GT World Challenge Asia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *