NewsNusantara

Juri Porwada NTB 2026 Resmi Terima Penghargaan, Siapkan Wartawan Bidik Emas Porwanas

×

Juri Porwada NTB 2026 Resmi Terima Penghargaan, Siapkan Wartawan Bidik Emas Porwanas

Sebarkan artikel ini
Juri Porwada NTB 2026 Resmi Terima Penghargaan, Siapkan Wartawan Bidik Emas Porwanas

Mataram, Jurnaekbis.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan apresiasi kepada dewan juri Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi dalam rangka Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) NTB 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Arsip (Diskominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khaliq, di Sport Centre Universitas Mataram, Jumat (26/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Ahsanul Khaliq menyampaikan harapan agar ajang Porwada tidak hanya melahirkan karya jurnalistik berkualitas, tetapi juga menjadi bekal bagi wartawan NTB untuk berprestasi pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung tahun depan.

“Semoga para juara nantinya mampu mengharumkan nama NTB dan meraih medali pada Porwanas mendatang,” ujar Ahsanul Khaliq.

Koordinator Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi Porwada NTB, Rudi Hidayat, mengatakan seluruh dewan juri dipilih berdasarkan kompetensi dan pengalaman di bidang masing-masing. Menurutnya, proses penilaian dilakukan secara independen agar menghasilkan pemenang yang benar-benar berkualitas.

Baca Juga :  Stasiun Meteorologi ZAM: Waspada Banjir Rob di Pesisir Lombok

Sebanyak 17 wartawan mengikuti kategori karya jurnalistik, sedangkan lima wartawan berkompetisi pada cabang fotografi.

Untuk kategori karya jurnalistik, panitia menunjuk tiga juri, yakni Nurdin Rangga Barani, mantan wartawan MBM Sinar, Akdiansyah, S.H.I., anggota DPRD NTB yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik, serta Bambang Mei Finarwanto, Direktur M16 yang dikenal aktif dalam dunia komunikasi dan media.

Sementara itu, kategori fotografi dinilai oleh Ferry Gunawan, fotografer profesional, H. Boy Mashudi, wartawan senior sekaligus Ketua JMSI NTB, serta Ustaz Suaeb Qury, Komisioner KIP NTB yang juga dikenal sebagai penulis buku dan Ketua Infokomdigi MUI NTB.

Dalam kompetisi jurnalistik, panitia menetapkan lima kategori lomba, yaitu TV Porwada, Feature Porwada, Feature Wisata Loang Baloq, Feature Olahraga, dan Media Sosial Porwada.

Baca Juga :  Museum Nasional Indonesia: Proses Evakuasi Koleksi Berjalan Baik, Pemulihan Menjadi Prioritas Utama

Adapun kategori fotografi meliputi Pembukaan Porwada, Wisata Loang Baloq, Pemprov NTB, Grand Final Porwada, dan Ekonomi NTB.

Rudi Hidayat menjelaskan, karya jurnalistik dinilai berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kesesuaian tema dengan judul, orisinalitas ide, kedalaman liputan, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah EYD, hingga kualitas penyajian tulisan. Setiap karya memiliki ketentuan panjang antara 300 hingga 1.000 kata.

Di kategori fotografi, aspek yang menjadi perhatian dewan juri mencakup kesesuaian tema, ketajaman gambar, pemilihan sudut pengambilan (angle), serta komposisi visual.

Salah seorang juri fotografi, Ferry Gunawan, menilai kemampuan peserta cukup baik dan menunjukkan perkembangan positif dalam menghasilkan foto jurnalistik yang informatif sekaligus memiliki nilai artistik.

Sementara itu, Ustaz Suaeb Qury berharap kompetisi fotografi bagi wartawan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan karena menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas visual dalam pemberitaan.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Laporkan Guru Besar Unram ke Polda NTB atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

“Semoga lomba fotografi wartawan semakin sering digelar dan para peserta bisa menjadi juara pada Porwanas 2027,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari juri karya jurnalistik Bambang Mei Finarwanto. Ia melihat potensi wartawan NTB sangat besar, terutama dalam menyajikan tulisan yang berbobot dan memiliki kedalaman informasi.

“Kita mengapresiasi karya para wartawan. Tulisan yang dihasilkan sangat berbobot dan menunjukkan kualitas yang baik,” katanya.

Penyelenggaraan Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi menjadi salah satu rangkaian penting dalam Porwada NTB 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme wartawan, baik dalam menghasilkan karya tulis maupun karya visual, sekaligus memperkuat kesiapan kontingen NTB menghadapi Porwanas mendatang.

Hashtag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *