Nelayan Bima Hilang 2 Hari Ditemukan Selamat di Tengah Laut

Nelayan Bima Hilang 2 Hari Ditemukan Selamat di Tengah Laut

Bima, Jurnalekbis.com  – Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Sangiang, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuahkan hasil. Beadin (60), warga Desa Sangiang, Kecamatan Wera, ditemukan dalam kondisi selamat setelah hampir dua hari terombang-ambing di tengah laut.

Korban ditemukan pada Kamis (23/7) sekitar pukul 16.00 Wita di atas perahunya, sekitar 28 nautical mile atau sekitar 52 kilometer ke arah barat Gunung Sangiang. Informasi tersebut diterima Tim SAR saat operasi pencarian masih berlangsung.

Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, mengatakan kabar ditemukannya korban pertama kali disampaikan oleh nelayan yang ikut membantu proses pencarian.

“Berdasarkan keterangan dari Saifullah, salah satu nelayan asal Desa Sangiang yang ikut serta dalam proses evakuasi, korban ditemukan pada Kamis (23/7) sekitar pukul 16.00 Wita, terombang-ambing di atas perahunya, sekitar 28 nautical mile arah barat dari Gunung Sangiang,” ujar M. Firdaus.

Baca Juga :  Kecelakaan Adu Jangkrik di Jalan Raya Senggigi, Tiga Kendaraan Terlibat, Tiga Orang Luka

Temuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung sejak korban dilaporkan tidak kembali dari aktivitas mencari ikan di sekitar perairan Pulau Sangiang.

Sebelumnya, pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. Operasi SAR sempat dihentikan sementara pada Rabu sore (22/7) setelah penyisiran di sejumlah titik tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Memasuki hari kedua, Tim SAR gabungan kembali bergerak sejak pukul 06.30 Wita. Area pencarian diperluas dengan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Bima serta sejumlah perahu nelayan yang mengenal karakteristik perairan setempat.

Strategi penyisiran yang diperluas akhirnya membuahkan hasil. Beadin ditemukan masih berada di atas perahunya dalam kondisi selamat meski telah lama terombang-ambing akibat tidak dapat kembali ke daratan.

Baca Juga :  Wanita Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Pantai Meninting

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa menuju kediamannya di Desa Sangiang untuk berkumpul kembali dengan keluarganya. Tidak ada laporan mengenai kondisi medis serius yang dialami korban saat proses evakuasi berlangsung.

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai unsur yang terlibat dalam pencarian. Selain Pos SAR Bima, operasi juga didukung oleh Polairud Kota Bima dan Kabupaten Bima, Polsek Wera, Babinsa Desa Sangiang, Bhabinkamtibmas Wera, Tim Siaga Bencana Kelautan (TSBK) Bima, perangkat desa, para nelayan, hingga masyarakat setempat.

Sinergi antarlembaga dan partisipasi warga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pencarian di wilayah perairan yang memiliki tantangan arus dan cuaca yang berubah-ubah. Informasi dari nelayan lokal juga berperan besar dalam mempersempit area pencarian hingga korban akhirnya berhasil ditemukan.

Baca Juga :  Menteri PKP Soroti Layanan Publik di Rusun ASN NTB, Minta Dipusatkan di Lantai 1

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan bagi para nelayan yang beraktivitas di laut, termasuk memperhatikan kondisi cuaca, membawa perlengkapan keselamatan, serta memastikan alat komunikasi berfungsi dengan baik sebelum melaut.

Keberhasilan penyelamatan Beadin sekaligus menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga dan masyarakat Desa Sangiang setelah sempat diliputi kekhawatiran selama proses pencarian berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *