Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Sebanyak 2.500 volunteer dibutuhkan untuk mendukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kesempatan ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di NTB. Tidak ada batasan usia khusus. Proses seleksi dilakukan melalui walk-in interview pada 24–31 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA, di Dining Hall, Pertamina Mandalika International Circuit.
Pelamar cukup datang langsung ke lokasi. Pada tahap awal, peserta tidak diwajibkan membawa dokumen khusus.
Kebutuhan volunteer mencakup sejumlah posisi operasional, mulai dari marshal, crowd control, security, waste management, cleaning service, media center, ticketing, hospitality, hingga administrasi.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan balapan internasional tersebut.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bukan hanya menghadirkan kompetisi balap kelas dunia di The Mandalika, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat NTB untuk menjadi bagian langsung dari penyelenggaraannya,” ujar Troy.
Menurutnya, pengalaman bekerja dalam lingkungan event internasional dapat menjadi modal bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan memahami standar penyelenggaraan kegiatan berskala global.
Rekrutmen juga diperluas hingga masyarakat di sekitar kawasan sirkuit. Sosialisasi dilakukan melalui koordinasi dengan kepala 23 desa di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit.
Para volunteer terpilih akan mendapatkan honor perbantuan harian, konsumsi dan sertifikat. Mereka juga memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan berupa program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama masa penugasan.
Troy menilai keterlibatan 2.500 orang tersebut tidak sebatas memenuhi kebutuhan operasional balapan. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas tenaga lokal pada sektor event, hospitality, pelayanan pengunjung, keamanan, pengelolaan lingkungan, media hingga administrasi.
“Keterlibatan 2.500 volunteer ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia lokal,” katanya.
Dengan waktu pendaftaran yang berlangsung mulai 24 Agustus, masyarakat NTB yang berminat memiliki kesempatan untuk masuk langsung ke ekosistem penyelenggaraan salah satu ajang balap motor terbesar di dunia.
Bagi penyelenggara, kehadiran volunteer lokal menjadi bagian dari dukungan masyarakat terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Bagi peserta, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal baru untuk mengembangkan kompetensi setelah event berakhir.













