Nadeem Rustombi Bawa Rocket Racing Bali Naik Podium di Mandalika

Nadeem Rustombi Bawa Rocket Racing Bali Naik Podium di Mandalika

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com  — Pembalap muda Nadeem Rustombi membawa Rocket Racing Bali finis di posisi kedua pada SSS Superstars Sportscar Series Race Round 6 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (16/8/2026).

Pembalap berusia 19 tahun itu menjadi runner-up kelas GTC dengan catatan waktu 16 menit 23,447 detik, atau terpaut 11,007 detik dari H. Dypo Fitramadhan dari Delta Garage Racing Team yang keluar sebagai pemenang.

Hasil tersebut menjadi salah satu sorotan pada putaran ketiga Mandalika Festival of Speed. Nadeem harus berduel ketat dengan dua mobil Delta Garage Racing Team sejak awal balapan untuk mempertahankan posisi di barisan depan.

Nadeem memilih strategi agresif dengan terus memberikan tekanan melalui racing line. Tujuannya, membatasi ruang gerak lawan sekaligus membuka peluang ketika terjadi kesalahan.

Baca Juga :  Jelang MotoGP, Keterisian Kamar Hotel di Lombok 95 Persen

“Saya tekan terus di racing line mereka biar mereka enggak ada space untuk ke kiri,” kata Nadeem.

Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil. Salah satu pembalap Delta Garage Racing Team melakukan pengereman terlalu melebar sehingga Nadeem mendapat ruang untuk menjaga posisi hingga finis.

Namun, balapan tidak sepenuhnya berjalan mudah. Nadeem mengungkapkan karakter compound ban pabrikan GT sulit diprediksi sehingga tim harus melakukan penyesuaian selama perlombaan.

“Compound ban pabrikan GT ini sangat sulit diprediksi. Kita enggak ada opsi lain dan harus mengadaptasi,” ujarnya.

Dypo menyelesaikan balapan sebagai pemenang dengan waktu 16 menit 12,440 detik. Nadeem berada di posisi kedua, sementara Michael Jorgy Junus dari Dewa United Motorsport menempati urutan ketiga dengan selisih 46,099 detik.

Baca Juga :  Nadeem Rustombi Tembus Podium di Mandalika, Taklukkan Panas Sirkuit

Posisi keempat ditempati Billy Wish dari Wish Motorsport, sedangkan Demas Agil dari Dewa United Motorsport melengkapi lima besar.

CEO Rocket Racing Bali, Purwo Handoko, menilai capaian tersebut menunjukkan perkembangan Nadeem yang positif. Menurut dia, pembalap muda itu masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan kemampuan sebelum memasuki kompetisi yang lebih tinggi.

“Secara overall kita sudah champions. Secara GT, GTC kita juga champions,” kata Purwo.

Purwo menyebut usia Nadeem yang baru 19 tahun menjadi modal untuk membangun pengalaman. Mandalika dinilai menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembalap tersebut mengejar karier di Formula 3 Inggris.

“Dia masih terus belajar. Dia akan belajar dari Mandalika, kemudian karir Nadeem di Formula 3 nantinya di UK,” ujarnya.

Baca Juga :  Honda Track Day 2026 di Mandalika, Komunitas Vario Rasakan Sensasi Sirkuit Internasional dan Touring Eksklusif di Lombok

Podium kedua di Mandalika sekaligus menjadi catatan penting dalam perjalanan Nadeem. Performa tersebut menunjukkan kemampuan pembalap muda Rocket Racing Bali menghadapi tekanan, membaca situasi balapan, dan menjaga konsistensi hingga garis finis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *