BI NTB dan OJK Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

BI NTB dan OJK Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Mataram, Jurnalekbis.com – Solidaritas lintas daerah mengalir dari Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) NTB, serta Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) NTB menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Bantuan tersebut diterima Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., di Kantor Kominfotik NTB, Rabu (19/8). Selanjutnya, bantuan akan diteruskan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

Kepala Kantor Perwakilan BI NTB Hario K. Pamungkas mengatakan penyaluran bantuan menjadi bagian dari semangat gotong royong sekaligus memperkuat kerja sama antardaerah di kawasan Bali, NTB, dan NTT.

“Sinergi BI NTB bersama para pemangku kepentingan merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas dalam memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana,” kata Hario.

Baca Juga :  Gempa M7,0 Guncang NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Dukungan kemanusiaan itu diawali Pengurus BMPD NTB. Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian sektor perbankan di NTB terhadap warga NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.

BI NTB kemudian ikut menyalurkan bantuan yang berasal dari kontribusi peserta Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026. Bantuan tersebut diserahkan Deputi Kepala Perwakilan BI NTB Ignatius Adhi Nugroho kepada pihak Kominfotik NTB.

Sumber bantuan tidak hanya berasal dari satu kegiatan. BI NTB juga menghimpun dukungan dari peserta QRIS Sunset Run 2026. Donasi tersebut disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas (LAZ DASI) untuk kemudian diberikan kepada korban gempa bumi di NTT.

Pada kesempatan yang sama, OJK NTB bersama pengurus FKIJK NTB turut menyerahkan bantuan. Kepala OJK Provinsi NTB Rudi Sulistyo menyerahkannya kepada Kepala Kominfotik NTB untuk diteruskan ke wilayah terdampak.

Baca Juga :  Kementan-Pupuk Indonesia Dorong e-RDKK 2026 di NTB

Rangkaian bantuan tersebut memperlihatkan keterlibatan sektor keuangan tidak berhenti pada fungsi ekonomi dan layanan keuangan. Ketika bencana terjadi, jaringan perbankan dan industri jasa keuangan juga dapat menjadi bagian dari respons sosial lintas wilayah.

Bagi NTB dan NTT, kerja sama tersebut memiliki konteks yang lebih luas. Kedua provinsi berada dalam kawasan Bali Nusra yang selama ini didorong untuk memperkuat koordinasi melalui Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT (KRBNN).

Melalui skema kerja sama tersebut, penanganan persoalan lintas daerah, termasuk kebencanaan dan bantuan kemanusiaan, dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak unsur.

Hario berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penyaluran bantuan kali ini. Menurutnya, sinergi antarlembaga perlu terus diperkuat untuk membangun ketahanan dan kepedulian masyarakat di kawasan Bali Nusra.

“Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat, termasuk dalam membangun ketahanan, kepedulian, dan kerja sama antardaerah di kawasan Bali Nusra,” ujarnya.

Baca Juga :  RS Apung Laksamana Malahayati Sebagai Komitmen PDIP untuk Layani Warga Antar Pulau

Bantuan yang dihimpun dari berbagai pihak di NTB diharapkan dapat meringankan beban warga NTT yang terdampak gempa sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa solidaritas kebencanaan dapat dibangun melalui kolaborasi pemerintah, otoritas keuangan, industri jasa keuangan, dunia perbankan, hingga masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *