Warga Lingkungan Jempong Timur, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir kali, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Menindaklanjuti laporan masyarakat, Unit Reskrim Polsek Ampenan bersama Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian guna melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Bayi malang tersebut ditemukan terbungkus di dalam kantong plastik dengan kondisi tali pusat yang masih terurai. Saat pertama kali diperiksa oleh warga, bayi berjenis kelamin perempuan itu dipastikan sudah meninggal dunia.
Awal Mula Penemuan oleh Anak-Anak
Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., melalui Kanit Reskrim Polsek Ampenan Ipda Komang Gede Puja Artana, S.H., mengungkapkan bahwa penemuan ini pertama kali diketahui oleh dua orang anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian. Kedua anak tersebut kemudian melaporkan apa yang mereka lihat kepada seorang ibu warga setempat yang kebetulan hendak mengantar anaknya pergi cukur rambut.
Mendengar laporan tersebut, sang ibu bersama anak-anak itu langsung mendatangi pinggir kali untuk memastikan kebenaran informasi. Di sana, saksi melihat sebuah bungkusan kantong plastik mencurigakan yang setelah dibuka ternyata berisi jasad bayi perempuan. Warga yang terkejut lantas meneruskan temuan tersebut kepada aparat lingkungan setempat dan pihak kepolisian.
“Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh anak-anak kecil yang kemudian diinformasikan kepada salah seorang ibu warga sekitar. Dari sanalah informasi tersebut diketahui oleh petugas kita,” jelas Ipda Komang saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).
Evakuasi dan Pemeriksaan Medis
Setelah proses evakuasi awal di TKP, jasad bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Karang Pule untuk menjalani pemeriksaan medis awal. Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, bayi tersebut memiliki berat badan sekitar 2,9 kilogram dengan panjang 50 sentimeter.
“Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut sudah tidak bernyawa. Diperkirakan saat ditemukan, bayi tersebut memang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Ipda Komang. Guna kepentingan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut, petugas kemudian membawa jenazah bayi dari Puskesmas Karang Pule menuju Rumah Sakit Bhayangkara.
Penyelidikan Polisi Terkait Pembuangan Bayi
Aparat kepolisian kini tengah fokus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas dan memburu pihak yang sengaja membuang bayi tersebut. Dari analisis awal di lapangan, kuat dugaan bahwa bayi malang itu sengaja dibuang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab akibat kehamilan yang tidak dikehendaki.
“Berdasarkan penyelidikan sementara, bayi tersebut diduga sengaja dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dugaan sementara berkaitan dengan kehamilan yang kemungkinan tidak dikehendaki,” terang Ipda Komang.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus penemuan bayi ini secara profesional. Petugas terus mengumpulkan keterangan dari para saksi serta menghimpun berbagai bukti pendukung di sekitar lokasi kejadian guna melacak pelaku pembuangan.
“Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,” tegasnya. Polsek Ampenan bersama Satreskrim Polresta Mataram memastikan seluruh rangkaian proses hukum akan berjalan transparan dan berlandaskan pada fakta serta bukti-bukti akurat yang ditemukan di lapangan.













