Jurnalekbis.com — Sean Gelael kembali mencatat kemenangan di FIA World Endurance Championship (WEC). Bersama Darren Leung dan Augusto Farfus, Sean membawa Team WRT 32 menjuarai kelas LMGT3 dalam balapan 6 Hours of Fuji di Jepang, Minggu (27/9).
Kemenangan tersebut lahir lewat pertarungan panjang dan penuh perubahan posisi. Team WRT 32 bahkan harus memulai balapan dari posisi ke-14 setelah cuaca mengganggu sesi kualifikasi. FIA WEC membatalkan Qualifying dan Hyperpole untuk seluruh kelas sehingga posisi start ditentukan berdasarkan catatan waktu terbaik dari sesi latihan bebas.
Kondisi itu tidak membuat Darren Leung kehilangan momentum. Pebalap Inggris tersebut menjadi starting driver dan langsung menghadapi situasi sulit beberapa saat setelah lampu start padam.
Tabrakan beruntun melibatkan sejumlah mobil. Leung mampu menghindari insiden tersebut dan perlahan memperbaiki posisi Team WRT 32 hingga menempati P8.
Kecepatan mobil BMW M4 GT3 EVO #32 kemudian terus meningkat. Leung tidak sekadar mendapat keuntungan dari pit stop. Ia melakukan sejumlah manuver menyalip hingga membawa mobilnya ke posisi ketiga.
Sean kemudian mengambil alih kemudi. Performa pebalap Indonesia itu menjaga peluang kemenangan tetap terbuka. Sean bahkan sempat memimpin lomba setelah melakukan manuver menyalip langsung di lintasan.
Namun, persaingan kembali berubah ketika Augusto Farfus masuk menggantikan Sean.
Safety Car beberapa kali masuk lintasan dan membuat strategi Team WRT 32 menghadapi tekanan. Kondisi tersebut bahkan membuat posisi mereka kembali merosot. Pada Safety Car terakhir, balapan harus dinetralisasi cukup lama setelah insiden yang melibatkan Mattia Drudi dari Aston Martin #27 dan Finn Gehrsitz dari Garage 59 McLaren #58.
Leung yang sebelumnya berada di zona podium harus turun hingga P6.
Farfus kemudian mengambil peran penting pada fase akhir. Pengalaman panjangnya sebagai pebalap BMW membantu Team WRT 32 melewati situasi tersebut. Ia memanfaatkan kondisi ban yang dinilainya lebih menguntungkan untuk kembali memangkas jarak dengan para pesaing.
Dari P6, Farfus naik ke P3. Setelah itu, pebalap Brasil tersebut menyalip Charlie Eastwood dari Corvette #34 dan Mattia Drudi untuk merebut posisi terdepan kelas LMGT3.
Dengan sekitar tujuh menit tersisa, Team WRT 32 berada di posisi pertama. Farfus mampu mempertahankan keunggulan hingga bendera finis berkibar.
“Balapan penuh emosi, karena posisi kami turun-naik. Namun pada akhirnya Augusto mampu menyelesaikan balapan dengan sangat baik di tengah tekanan tinggi akibat situasi lomba,” kata Leung.
Bagi Sean, kemenangan di Fuji menjadi kemenangan keenam sepanjang kiprahnya di FIA WEC, sekaligus kemenangan ketiga di kelas LMGT3 dan kemenangan keduanya di Fuji.
Ini juga menjadi kemenangan kedua Sean, Leung, dan Farfus bersama Team WRT 32. Sebelumnya, trio tersebut menang di Imola, Italia, pada 2024.
“Saya sangat senang. Kami bekerja keras sepanjang tahun ini, di mana balapan tidak selalu menguntungkan. Tapi khusus di Fuji ini kami semua bekerja dengan baik,” ujar Sean.
“Saya senang dengan usaha kami bertiga dan juga senang untuk tim,” lanjut Brand Ambassador Pertamax Turbo dan Pertamina Fastron tersebut.
Putaran berikutnya FIA WEC akan berlangsung di Sirkuit Catalunya, Spanyol, pada 18 Oktober. Sean tampil di FIA WEC dengan dukungan KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah.












