Jurnalekbis.com — Bripda Sonya Aulia Ningrum, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda NTB, meraih medali perunggu pada Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026.
Sonya tampil untuk Tim Karate Bhayangkara Presisi Mabes Polri pada nomor KATA Perorangan Putri TNI-Polri. Kejuaraan berlangsung pada 28–30 September 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI.
Ketua Tim Karate Bhayangkara Presisi Polda NTB AKP Arif Abdillah mengatakan prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan personel Polda NTB bersaing di level nasional.
“Kami sangat bangga atas raihan prestasi yang dicapai oleh Bripda Sonya Aulia Ningrum,” ujar Arif di Mataram.
Sonya mengawali perjuangannya dengan menghadapi karateka Aura Adelia dari KODAM III Siliwangi. Ia tampil meyakinkan dan mengamankan kemenangan dengan skor 5-0.
Hasil tersebut membawa Sonya melaju ke semifinal. Namun, pertandingan berikutnya mempertemukannya dengan rekan satu tim di Bhayangkara Presisi Mabes Polri, Emilia Sri Hanandyta.
Emilia merupakan karateka yang dikirim Polda Metro Jaya sekaligus atlet KATA yang masuk dalam pemusatan latihan nasional Indonesia.
Pertarungan kedua atlet berlangsung ketat. Para juri akhirnya memberikan kemenangan kepada Emilia dengan skor 4-1.
Sonya pun mengakhiri turnamen di posisi ketiga dan membawa pulang medali perunggu untuk kontingen Polri.
“Persaingan di semifinal sangat kompetitif karena Bripda Sonya harus berhadapan langsung dengan rekannya yang merupakan atlet Pelatnas Indonesia,” kata Arif.
Menurut dia, hasil tersebut tetap menunjukkan kualitas Sonya. Perbedaan skor 4-1 menggambarkan ketatnya persaingan dalam nomor KATA.
Dipanggil Perkuat Tim Mabes Polri
Kehadiran Sonya dalam skuad Bhayangkara Presisi Mabes Polri berawal dari pemanggilan 32 karateka terbaik. Para atlet tersebut merupakan peraih prestasi pada Piala Kapolri 2026 yang kemudian dipersiapkan menghadapi Piala Panglima TNI.
Sonya menjalani pemusatan latihan bersama atlet pilihan lainnya. Persiapan mencakup teknik KATA, presisi gerakan, tenaga, ritme, kondisi fisik, dan mental bertanding.
Tantangan Sonya juga tidak ringan. Di tengah tugasnya sebagai anggota Dit Lantas Polda NTB, ia tetap menjaga konsistensi latihan dan performa sebagai atlet.
“Latihan keras dan konsistensi Bripda Sonya selama ini terbayar lunas,” ujar Arif.
Bagi Polda NTB, pencapaian tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan atlet dari lingkungan kepolisian.
Arif mengatakan pihaknya akan terus membuka ruang bagi personel yang memiliki kemampuan olahraga untuk berkembang dan membawa nama institusi di kompetisi yang lebih tinggi.
Piala Panglima TNI 2026 juga menjadi ruang memperkuat sinergi TNI-Polri melalui kompetisi olahraga. Di tengah persaingan di arena, kedua institusi tetap bertemu dalam semangat sportivitas dan solidaritas.
Bripda Sonya kini tercatat sebagai salah satu personel Polda NTB yang berhasil menembus podium nasional melalui cabang karate.













Respon (1)