Jurnalekbis.com – Minat masyarakat mengikuti rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui jalur Bintara di wilayah Kodim Mataram cukup tinggi. Hingga hari ke-22 pendaftaran, tercatat 782 pendaftar Bintara, sedangkan jalur Tamtama masih membutuhkan sosialisasi lebih luas untuk menarik minat calon prajurit.
Pasi Pers Mayor Cpl Annas mengatakan, dari 782 pendaftar Bintara, sebanyak 384 orang telah menjalani verifikasi administrasi, sementara 398 lainnya belum tervalidasi.
Adapun jumlah peminat Bintara di wilayah Kodim Mataram mencapai 212 orang. Angka tersebut merupakan animo pendaftar, bukan kuota penerimaan yang ditetapkan TNI AD.
“Bagus sekali ini responsnya warga Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, sama Lombok Utara,” kata Annas saat menjelaskan perkembangan pendaftaran.
Menurut dia, tingginya minat terhadap jalur Bintara membuat sosialisasi penerimaan prajurit perlu lebih diarahkan ke jalur Tamtama. Namun, pihaknya belum dapat menyebutkan jumlah kekurangan peminat secara pasti karena alokasi penerimaan belum diumumkan.
Kuota Penerimaan Belum Diumumkan
Untuk jalur Tamtama, Annas menyebut animo pendaftar mencapai 848 orang. Dari jumlah tersebut, 396 orang tercatat tervalidasi, sedangkan 318 orang lainnya belum tervalidasi.
Data tersebut belum mencakup seluruh kategori pendaftar dalam rincian yang disampaikan, sehingga angka sisanya belum dapat disimpulkan tanpa penjelasan tambahan.
Annas menegaskan, angka animo tidak sama dengan alokasi penerimaan. Animo menunjukkan jumlah masyarakat yang berminat mendaftar, sedangkan alokasi merupakan jumlah penerimaan yang ditetapkan melalui proses seleksi.
“Kalau kuota itu sampai sekarang belum turun. Baru sebatas animo ini,” ujarnya.
Ia memperkirakan alokasi penerimaan berikutnya untuk wilayah Mataram berpotensi bertambah. Meski demikian, kepastian jumlah formasi masih menunggu keputusan dari tingkat komando yang berwenang.
Pendaftaran Bisa Ditutup Lebih Awal
Menurut Annas, pendaftaran direncanakan berlangsung hingga Desember. Namun, proses pendaftaran dapat berakhir lebih cepat apabila jumlah pendaftar telah memenuhi kebutuhan alokasi, khususnya untuk jalur Bintara.
Karena itu, masyarakat yang berminat diminta memperhatikan informasi resmi mengenai persyaratan dan jadwal penerimaan. Sementara itu, sosialisasi jalur Tamtama perlu diperluas agar masyarakat memperoleh informasi yang memadai mengenai peluang mengikuti seleksi.
Lulusan SMA hingga Sarjana Bisa Mendaftar
Annas menjelaskan, lulusan SMA dapat mengikuti pendaftaran Bintara maupun Tamtama sesuai persyaratan masing-masing jalur. Lulusan Paket C dapat mendaftar melalui jalur Tamtama, sedangkan jalur Bintara mensyaratkan ijazah SMA dengan ketentuan nilai akademik yang berlaku.
Lulusan perguruan tinggi juga dapat mendaftar sepanjang memenuhi seluruh persyaratan rekrutmen, termasuk ketentuan administrasi, kesehatan, fisik, psikologi, dan persyaratan lainnya.
Ia juga menjelaskan adanya penyesuaian tahapan pemeriksaan administrasi dalam proses penerimaan yang dibahasnya. Namun, calon peserta tetap perlu mengikuti ketentuan resmi panitia penerimaan sesuai jalur dan gelombang seleksi.
Annas mengingatkan masyarakat agar tidak menyamakan jumlah peminat dengan jumlah prajurit yang akan diterima. Kepastian penerimaan tetap bergantung pada alokasi resmi dan hasil seleksi.
Dengan demikian, tingginya animo pendaftar Bintara di wilayah Mataram belum otomatis menjamin kelulusan peserta, sementara jalur Tamtama masih memerlukan sosialisasi agar informasi rekrutmen menjangkau lebih banyak calon prajurit.












