TMMD

Wasev TNI Tinjau TMMD ke-126 Kodim 1606 Mataram, Progres Capai 95 Persen di Lingsar

×

Wasev TNI Tinjau TMMD ke-126 Kodim 1606 Mataram, Progres Capai 95 Persen di Lingsar

Sebarkan artikel ini
Wasev TNI Tinjau TMMD ke-126 Kodim 1606 Mataram, Progres Capai 95 Persen di Lingsar

Lombok Barat, Jurnalekbis.com  Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur yang tengah dikerjakan di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram, Kabupaten Lombok Barat. Pembangunan yang menjadi bagian dari program TMMD tersebut kini telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan rampung 100 persen dalam waktu dekat.

Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram, Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han), mengatakan kegiatan TMMD ke-126 kali ini mencakup pembangunan infrastruktur sepanjang 2,1 kilometer, terdiri dari pelebaran jalan, pembuatan talut, gorong-gorong, hingga rabat beton.
“Total panjang pekerjaan mencapai 2,1 km. Kalau saya lihat, progresnya sudah sekitar 95 persen. Target kami, tahun depan sudah bisa rampung seluruhnya,” ujar Dandim Nyarman saat mendampingi tim Wasev di lokasi, Sabtu (1/11/2025).

Baca Juga :  Babinsa Giri Madia Apresiasi Pembukaan Jalan Baru Penghubung Dua Desa di Lombok Barat

Program TMMD ke-126 ini berfokus pada pembukaan akses jalan di wilayah Desa Dasan Geria dan Desa Giri Madia, Kecamatan Lingsar, yang selama ini terisolir akibat kondisi geografis dan topografis yang menantang. Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas ekonomi warga, sekaligus mendukung potensi wisata alam di kaki Gunung Rinjani.

Meski progresnya signifikan, Nyarman mengingatkan pentingnya tindak lanjut dari pemerintah daerah agar hasil pembangunan TMMD tidak cepat rusak.
“Kalau tidak ada tindak lanjut seperti pengerasan jalan atau perbaikan lanjutan, saya khawatir nanti bisa banyak longsor atau jalan tergenang air saat hujan,” jelasnya.

Ia pun mendorong agar pemerintah desa dan pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran lanjutan, baik melalui dana desa, APBD, maupun gotong royong masyarakat.
“Dulu, kami pernah swadaya. Warga menyumbang batu, semen, dan tenaga agar jalan bisa lebih mantap dan aman dilalui. Semangat itu masih bisa diterapkan,” tambahnya.

Baca Juga :  TNI dan Warga Lingsar Bahu-Membahu Salurkan Air Bersih Sejauh 1 Km di Tengah Terik Lombok Barat

Selain faktor teknis, Nyarman juga menyoroti kendala cuaca ekstrem yang mempengaruhi kelancaran proyek.
“Daerah Lingsar hampir setiap hari hujan, terutama di bulan Oktober hingga Desember. Curah hujan tinggi membuat beberapa pekerjaan harus diatur ulang,” ungkapnya.

Namun, berkat adanya kegiatan pra-TMMD selama satu bulan sebelumnya, pekerjaan utama dapat berjalan lebih cepat dan terencana. “Pra-TMMD ini membantu kami menyiapkan fondasi awal, sehingga saat TMMD utama berjalan, pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu,” tegasnya.

Tim Wasev TNI yang hadir dalam peninjauan itu juga meninjau sejumlah titik pembangunan, termasuk gorong-gorong dan jembatan kecil penghubung antar dusun. Tim memastikan bahwa seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Dandim 1606 Mataram Tinjau Progres TMMD ke-126 di Lingsar: Jalan Rampung, Pompa Hidram Hampir Selesai

Program TMMD sendiri merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa tertinggal. Melalui kegiatan ini, TNI tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta memperkuat ketahanan wilayah dari level paling bawah.

“Harapan kami, setelah rampung, jalan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat. Kami ingin hasil TMMD tidak hanya dirasakan hari ini, tapi juga bermanfaat untuk generasi berikutnya,” tutup Dandim Nyarman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *