Internasional

Caracas Diguncang Ledakan, Maduro Tetapkan Darurat Nasional dan Tuduh AS

×

Caracas Diguncang Ledakan, Maduro Tetapkan Darurat Nasional dan Tuduh AS

Sebarkan artikel ini
Caracas Diguncang Ledakan, Maduro Tetapkan Darurat Nasional dan Tuduh AS

Caracas, Jurnalekbis.com – Presiden Venezuela Nicolas Maduro menetapkan keadaan darurat nasional setelah ibu kota Caracas diguncang serangkaian ledakan pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat. Pemerintah Venezuela menuding Amerika Serikat (AS) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menyebutnya sebagai agresi militer serius terhadap kedaulatan negara.

Kantor berita pemerintah Venezuela, AVN, melaporkan bahwa status darurat nasional diumumkan Maduro menyusul laporan serangan yang disebut menyasar sejumlah titik strategis di Caracas. Dalam pernyataan resminya, pemerintah Venezuela secara tegas mengecam tindakan yang diklaim dilakukan oleh AS.

“Republik Venezuela menolak, menyangkal, dan mengecam di hadapan komunitas internasional atas agresi militer berat yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah Venezuela dan penduduknya di Caracas,” demikian pernyataan resmi pemerintahan Maduro.

Baca Juga :  Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, Ditangkap dan Dikirim ke ICC

Sebagai respons, Maduro memerintahkan Komando Pertahanan Komprehensif Venezuela bersama seluruh badan pemerintahan di tingkat nasional dan negara bagian untuk bersiaga penuh dan terlibat langsung dalam upaya mempertahankan negara. Pemerintah juga menyerukan kepada masyarakat Venezuela untuk turun ke jalan sebagai bentuk perlawanan terhadap apa yang disebut sebagai ancaman terhadap kedaulatan nasional.

“Tindakan ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB, khususnya Pasal 1 dan 2 yang menjamin penghormatan terhadap kedaulatan, kesetaraan hukum, serta larangan penggunaan kekerasan,” lanjut pernyataan tersebut. Pemerintah Venezuela menilai serangan itu berpotensi mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan Amerika Latin dan Karibia, serta membahayakan jutaan nyawa warga sipil.

Laporan dari lapangan menyebutkan, ledakan disertai suara dengungan pesawat terdengar di Caracas sekitar pukul 02.00 dini hari. Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung di beberapa titik kota. Warga terlihat panik dan bergegas keluar rumah, sebagian mencari tempat perlindungan.

Baca Juga :  Israel Minta GBU-57 ke AS: Bom Raksasa yang Bisa Runtuhkan Nuklir Iran di Fordow

Sejumlah saksi mata melaporkan bahwa ledakan terjadi di sekitar pangkalan udara militer La Carlota serta kompleks markas Kementerian Pertahanan Venezuela, Fuerte Tiuna. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan akibat insiden tersebut.

Ketegangan antara Venezuela dan Amerika Serikat memang meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Presiden AS Donald Trump sebelumnya berulang kali menyatakan akan melancarkan operasi darat ke Venezuela dengan dalih memberantas perdagangan narkoba. AS juga dilaporkan telah melakukan serangan terhadap kapal-kapal yang dicurigai di perairan Karibia.

Namun, Maduro menilai alasan tersebut hanyalah kedok. Ia menuduh Washington memiliki agenda tersembunyi untuk menggulingkan pemerintahan yang sah di Caracas. “Mereka menggunakan isu narkoba sebagai dalih untuk melakukan intervensi dan merusak kedaulatan Venezuela,” kata Maduro dalam sejumlah pernyataan sebelumnya.

Baca Juga :  Hizbullah Tegaskan Perlawanan Jika Israel Tak Hentikan Pendudukan di Lebanon

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Departemen Pertahanan AS atau Pentagon belum memberikan komentar resmi terkait tudingan agresi militer yang disampaikan pemerintah Venezuela. Situasi di Caracas masih dilaporkan tegang, dengan aparat keamanan meningkatkan penjagaan di sejumlah objek vital negara.

Perkembangan lebih lanjut terkait insiden ini masih terus dipantau, seiring meningkatnya kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *