News

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Berpotensi Landa NTB Pagi Ini

×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Berpotensi Landa NTB Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
BMKG NTB: Curah Hujan Kembali Meningkat, Lombok hingga Bima Masuk Zona Waspada

Mataram, Jurnalekbis.com– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu, 7 Januari 2026, menyusul potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Dalam informasi resmi yang dirilis BMKG pada pukul 08.15 WITA, disebutkan bahwa kondisi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 08.20 WITA dan berpotensi berlangsung hingga pukul 11.20 WITA.

BMKG menyebutkan, wilayah yang pertama kali terdampak berada di beberapa kabupaten di Pulau Lombok, Sumbawa, dan Bima. Di Kabupaten Lombok Barat, potensi hujan lebat diprakirakan terjadi di Sekotong dan Gunungsari. Sementara di Kabupaten Lombok Tengah, cuaca ekstrem berpotensi melanda Praya Barat.

Baca Juga :  Menuju Indonesia Emas: MBG Hadirkan Gizi, Serap Tenaga Kerja Lokal

Di Pulau Sumbawa, wilayah terdampak meliputi Lunyuk, Alas, Ropang, dan Alas Barat di Kabupaten Sumbawa. Sementara di Kabupaten Dompu, hujan lebat berpotensi terjadi di Kilo. Untuk Kabupaten Bima, BMKG mencatat potensi cuaca ekstrem di sejumlah kecamatan, antara lain Monta, Bolo, Woha, Belo, Wawo, Sape, Langgudu, Lambu, dan Madapangga.

Peringatan dini juga dikeluarkan untuk Kabupaten Sumbawa Barat, mencakup wilayah Jereweh, Taliwang, Seteluk, dan Brang Rea, serta Kabupaten Lombok Utara di Pemenang dan sekitarnya.

Selain itu, BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi meluas ke wilayah lain dalam waktu singkat. Di Lombok Barat, perlu diwaspadai wilayah Gerung, Kediri, Narmada, Labuapi, Lingsar, Lembar, Batu Layar, dan Kuripan. Sementara di Lombok Tengah, potensi meluas ke Praya, Jonggat, Pujut, Praya Timur, Praya Tengah, dan Praya Barat Daya.

Baca Juga :  Rannya Abadikan Keindahan Lombok Lewat Lomba Foto

Wilayah lain yang juga berpotensi terdampak antara lain Jerowaru di Lombok Timur; Utan, Batu Lanteh, Buer, Rhee, Lenangguar, dan Orong Telu di Kabupaten Sumbawa; serta Dompu dan Woja di Kabupaten Dompu.

Di Kabupaten Bima, perlu kewaspadaan di wilayah Wera, Donggo, Sanggar, Ambalawi, Tambora, Soromandi, Lambitu, dan Palibelo. Sedangkan di Kabupaten Sumbawa Barat, hujan lebat berpotensi meluas ke Sekongkang, Poto Tano, Brang Ene, dan Maluk.

BMKG juga memasukkan Kota Mataram dalam daftar wilayah waspada, meliputi Ampenan, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, dan Sandubaya, serta Kota Bima di Rasanae Timur, Asakota, Raba, dan Mpunda.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi. Warga yang berada di wilayah rawan bencana diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dan memantau informasi cuaca terkini dari BMKG.

Baca Juga :  Lapas Gelar Razia Gabungan, Antisipasi Gangguan Keamanan Jelang Idul Fitri 2025

Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diminta untuk bersiaga guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa jam ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *