NewsNusantara

Brimob Polda NTB Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

×

Brimob Polda NTB Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Brimob Polda NTB Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, Jurnalekbis.com – Sebanyak 21 personel Satgas Aman Nusa II dari Sat Brimob Polda NTB yang tengah bertugas BKO di Polda Aceh turun langsung membersihkan fasilitas pendidikan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Aksi kemanusiaan itu dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Yayasan Pendidikan Islam (MTs YASPENDI) Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kamis (19/2/2026), guna mempercepat pemulihan kegiatan belajar mengajar.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dipimpin Aipda Bambang. Personel menyisir ruang kelas, selasar, hingga halaman sekolah yang dipenuhi lumpur serta material sampah sisa bencana. Pembersihan dilakukan secara gotong royong bersama guru, pengurus yayasan, dan warga sekitar.

Sejumlah ruang kelas yang sebelumnya tertutup endapan lumpur setebal beberapa sentimeter kini mulai terlihat bersih. Meja dan kursi yang sempat terendam dibersihkan satu per satu, sementara halaman sekolah dirapikan agar kembali aman dilalui siswa.

Baca Juga :  YOSHINOYA, Restoran Beef Bowl No. 1 dari Jepang, Hadir Perdana di Lombok Epicentrum Mall!

Hingga menjelang siang, progres pembersihan dilaporkan mencapai sekitar 70 persen. Sisa pekerjaan difokuskan pada sudut-sudut ruangan dan saluran air di sekitar sekolah untuk memastikan tidak ada lumpur tersisa yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan keterlibatan personel Brimob merupakan bagian dari dukungan pemulihan pascabencana, khususnya pada sektor pendidikan.

“Personel kami hadir tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga membantu percepatan pemulihan sarana pendidikan. Lingkungan sekolah harus segera bersih agar proses belajar mengajar bisa kembali normal,” ujar Kholid dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, pemulihan fasilitas pendidikan menjadi prioritas karena menyangkut keberlanjutan aktivitas siswa. Ia memastikan seluruh personel yang terlibat dalam kondisi sehat dan bekerja dengan perlengkapan memadai selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga :  Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Guncang Kabupaten Bima

Pihak sekolah menyambut baik kehadiran aparat kepolisian tersebut. Salah seorang guru menyebut bantuan itu sangat membantu, mengingat keterbatasan tenaga dan peralatan yang dimiliki sekolah untuk membersihkan sisa lumpur dalam waktu cepat.

“Kami sangat terbantu. Kalau hanya mengandalkan tenaga internal sekolah, mungkin butuh waktu lebih lama untuk bisa kembali normal,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan Satgas Aman Nusa II yang dikerahkan membantu penanganan dampak bencana di wilayah Aceh. Selain membantu masyarakat terdampak, personel juga terlibat dalam upaya pemulihan fasilitas umum.

Di lokasi, suasana gotong royong tampak kental. Personel Brimob dan warga bahu-membahu mengangkut sisa material, menyapu lantai kelas, hingga membersihkan halaman. Anak-anak yang sempat melihat proses tersebut tampak menunggu agar bisa kembali belajar di ruang yang lebih layak.

Baca Juga :  Panen Raya Padi di Sumbawa Barat, Bukti Nyata Dampak Positif Bendungan Bintang Bano

Dengan pembersihan yang hampir rampung, sekolah diharapkan segera dapat kembali digunakan secara penuh. Upaya percepatan pemulihan ini diharapkan mampu memulihkan semangat belajar para siswa di Sungai Iyu yang terdampak bencana, sekaligus mempercepat normalisasi aktivitas pendidikan di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *