NewsNusantara

Hari Keempat Hilang di Pantai Poto Batu, Balita 2 Tahun Belum Ditemukan

×

Hari Keempat Hilang di Pantai Poto Batu, Balita 2 Tahun Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Hari Keempat Hilang di Pantai Poto Batu, Balita 2 Tahun Belum Ditemukan

Sumbawa Barat, Jurnalekbis.com– Operasi pencarian terhadap balita bernama Elvan Torik Atalaska (2) yang dilaporkan hilang diduga terseret ombak di Pantai Poto Batu, Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, masih terus berlangsung hingga Selasa (24/2/2026). Memasuki hari keempat, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Informasi hilangnya korban pertama kali diterima Kantor SAR Mataram pada Sabtu (21/2) malam. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mengatakan laporan awal disampaikan oleh Kepala Bidang BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, Amrullah.

“Setelah menerima informasi, Kantor SAR Mataram segera mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Sumbawa menuju lokasi dengan menggunakan rescue car serta membawa peralatan SAR air,” ujar Kurais dalam keterangan resmi, Selasa (24/2).

Peristiwa itu terjadi Sabtu sore. Elvan datang ke Pantai Poto Batu bersama keluarganya untuk berwisata sekitar pukul 14.00 WITA. Sekitar satu jam kemudian, balita tersebut tidak lagi terlihat di sekitar bibir pantai. Keluarga menduga korban terseret ombak saat bermain di area perairan.

Baca Juga :  FAI di FORNAS VIII: Aksi Taktis dan Respons Cepat Tim Medis

Upaya pencarian awal dilakukan oleh pihak keluarga dibantu warga setempat. Namun hingga malam hari, korban belum ditemukan. Situasi tersebut mendorong keluarga meminta bantuan aparat dan tim SAR untuk melakukan pencarian lebih luas dan terkoordinasi.

Memasuki hari keempat operasi, pola pencarian difokuskan berdasarkan perhitungan arah arus laut dan kemungkinan pergerakan korban dari titik awal diduga hilang. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet (rubber boat), pemantauan visual di permukaan air, hingga penyelaman di sekitar lokasi kejadian.

“Pencarian kami lakukan dengan metode penyisiran di permukaan menggunakan rubber boat serta penyelaman pada titik-titik yang dicurigai. Pergerakan arus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan area pencarian,” kata Kurais.

Baca Juga :  Di Dugaan Tekanan Ekonomi, Pria di Kayangan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Pantai Poto Batu sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi wisata favorit masyarakat Taliwang dan sekitarnya. Namun kondisi ombak di kawasan tersebut dapat berubah sewaktu-waktu, terutama pada sore hari saat angin laut menguat. Hingga saat ini, tim di lapangan masih menghadapi tantangan berupa arus yang cukup dinamis dan jarak pandang bawah air yang terbatas.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sumbawa, BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, Brimob Kompi B Yon Pelopor, Polsek Taliwang, Koramil Taliwang, TNI AL Sumbawa, Polairud Maluk, Polairud Poto Tano, PT Amman, serta masyarakat setempat. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memperluas area pencarian dan memaksimalkan peluang penemuan korban.

Baca Juga :  Batik Buatan SMKN 5 Mataram Daya Tarik Pelajar Luar Negeri

Hingga Selasa siang (24/2), korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan memastikan operasi akan terus dilanjutkan sesuai prosedur standar pencarian dan pertolongan.

“Kami terus berupaya maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat. Operasi SAR masih berlangsung dan perkembangan akan kami sampaikan secara berkala,” ujar Kurais.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika membawa anak-anak. Aparat mengimbau pengunjung wisata agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan ombak serta tidak lengah dalam pengawasan.

Sementara itu, keluarga korban masih menunggu dengan harap cemas di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan tetap bersiaga, menyisir perairan Poto Batu dengan harapan korban segera ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *