Mataram,Jurnalekbis.com – Kebakaran melanda outlet sekaligus coffee shop Nostalgic di Lingkungan Karang Jangkong, Kelurahan Cakra Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Rabu (1/4/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan usaha itu mengalami kerusakan dan kerugian materiil masih didata.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 05.55 Wita. Api pertama kali diketahui setelah seorang warga yang sedang membersihkan halaman outlet mencium bau menyengat seperti kabel terbakar.
Namun saat itu, sumber api belum terlihat.
Tak lama berselang, seorang saksi lain yang sedang berolahraga di kawasan Taman Karang Jangkong melihat kepulan asap keluar dari bagian atap bangunan coffee shop tersebut. Ia kemudian berlari memberi tahu saksi pertama.
“Setelah diberi tahu, saksi langsung mengecek dan ternyata benar ada asap tebal dari bagian atas bangunan,” kata Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto saat dikonfirmasi.
Mengetahui adanya kebakaran, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tiga unit mobil damkar kemudian dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Dalam waktu singkat, petugas tiba dan langsung melakukan penyemprotan pada titik api yang berada di bagian dalam dan atap bangunan. Proses pemadaman berlangsung di tengah suasana panik warga yang mulai berdatangan ke lokasi.
Sementara itu, personel piket fungsi Polsek Sandubaya yang menerima laporan dari masyarakat langsung bergerak menuju lokasi. Polisi melakukan pengamanan area agar proses pemadaman berjalan lancar.
Petugas kepolisian juga menutup akses di sekitar lokasi kebakaran untuk mencegah warga berkerumun dan memberi ruang bagi mobil pemadam masuk ke area bangunan.
“Kami langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Anggota melakukan pengamanan dan membantu petugas damkar agar proses pemadaman tidak terkendala,” ujar Niko.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama beberapa waktu. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu karena saat kebakaran terjadi, outlet masih dalam kondisi tutup.
Meski demikian, bagian dalam bangunan coffee shop dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah peralatan usaha, furnitur, dan instalasi di dalam bangunan diduga ikut terbakar.
Hingga Rabu siang, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Unit identifikasi Polresta Mataram telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil keterangan awal para saksi, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik.
“Unit identifikasi masih melakukan penyelidikan. Dugaan awal berdasarkan keterangan saksi mengarah pada korsleting listrik,” kata Niko.
Menurut dia, penyebab pasti baru bisa dipastikan setelah pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan. Polisi juga masih menghitung besaran kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha, terutama pemilik toko, restoran, dan coffee shop, untuk rutin memeriksa instalasi listrik di tempat usaha mereka.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kabel, sambu














