Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Sebanyak 61 paket santunan disalurkan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Mataram kepada kaum dhuafa di Desa Tempos, Kabupaten Lombok Barat, Senin (11/5). Bantuan tersebut diberikan melalui program sosial bertajuk One Day One Smile yang menyasar masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Warga penerima manfaat tampak antusias saat menerima paket sembako yang diharapkan dapat membantu kebutuhan pokok sehari-hari di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Program tersebut menjadi salah satu langkah sosial PLN di luar layanan kelistrikan. Tidak hanya fokus pada penyediaan energi, perusahaan pelat merah itu juga berupaya memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat.
Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono, mengatakan bantuan yang disalurkan berasal dari kepedulian insan PLN yang dihimpun melalui YBM PLN. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberi manfaat nyata bagi warga penerima.
“Hari ini kami hadir melalui kepanjangan tangan dari Yayasan Baitul Maal PLN untuk memberikan santunan bagi masyarakat di Desa Tempos. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa membantu kebutuhan masyarakat,” ujar Hengky saat menyerahkan bantuan.
Menurut Hengky, kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Kehadiran PLN, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan pelayanan listrik, tetapi juga kepedulian terhadap kondisi sosial warga.
Kepala Desa Tempos, Zulkarnain, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN kepada masyarakat di wilayahnya. Ia menilai program tersebut sangat membantu warga yang membutuhkan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
“Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Tempos melalui bantuan sembako ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” katanya.
Di sisi lain, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa program One Day One Smile merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat. Melalui YBM PLN, kata dia, semangat berbagi dan gotong royong terus dijaga oleh seluruh pegawai PLN.
“Kami ingin PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga perusahaan yang memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Bantuan ini diharapkan bisa memberi manfaat dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujar Sri Heny.
Program sosial semacam itu rutin dilakukan PLN UIW NTB di berbagai wilayah sebagai bentuk kontribusi sosial perusahaan. Selain bantuan sembako, YBM PLN juga aktif menjalankan program pemberdayaan masyarakat, bantuan pendidikan, hingga kegiatan sosial keagamaan.
Bagi warga Desa Tempos, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako. Kehadiran langsung para pegawai PLN menjadi simbol kepedulian dan perhatian terhadap kondisi masyarakat kecil yang membutuhkan uluran tangan.














