BisnisEkonomi

Konsumsi BBM dan LPG di NTB Naik Saat Lebaran, Avtur Melonjak 27 Persen

×

Konsumsi BBM dan LPG di NTB Naik Saat Lebaran, Avtur Melonjak 27 Persen

Sebarkan artikel ini
Konsumsi BBM dan LPG di NTB Naik Saat Lebaran, Avtur Melonjak 27 Persen

Mataram, Jurnalekbis.com – Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada 1 April 2026. Selama hampir sebulan masa siaga, konsumsi energi di Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat meningkat, terutama untuk bahan bakar minyak, LPG, hingga avtur yang dipakai sektor penerbangan.

Di tengah arus mudik dan arus balik Lebaran, perjalanan masyarakat di NTB berlangsung relatif aman dan lancar. Data Polda NTB juga menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas menurun dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Selain pengaturan lalu lintas, ketersediaan pasokan energi dan fasilitas pendukung di jalur mudik dinilai ikut berperan menekan risiko kecelakaan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, mengatakan lonjakan konsumsi energi di NTB terjadi hampir di seluruh jenis produk selama Ramadan dan Idul Fitri.

Baca Juga :  Viral Dugaan Pungli Gili Mas, Organda NTB: Itu Tidak Benar

“Untuk wilayah NTB terjadi kenaikan konsumsi LPG sebesar 7,9 persen dibanding kondisi normal. Sementara konsumsi BBM jenis gasoline meningkat 9,2 persen, avtur naik 27 persen, dan gasoil juga mengalami kenaikan 1,2 persen,” ujar Yudha dalam keterangannya.

Kenaikan tertinggi terjadi pada avtur seiring meningkatnya mobilitas penumpang di bandara selama libur panjang. Sementara peningkatan konsumsi BBM dan LPG dipicu aktivitas masyarakat yang melonjak selama mudik, arus balik, dan libur Lebaran.

Yudha menyebut keberhasilan menjaga pasokan energi selama masa Satgas tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga pelaku usaha migas.

“Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, maupun rekan-rekan media. Apresiasi juga kami berikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh selama masa Satgas,” katanya.

Baca Juga :  PLTU Jeranjang Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Energi Ramah Lingkungan

Satgas RAFI 2026 mulai bertugas sejak 9 Maret 2026. Tim ini dibentuk untuk memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina, termasuk NTB, pada periode Ramadan dan Idul Fitri yang identik dengan lonjakan kebutuhan.

Selama masa siaga, Pertamina memastikan stok BBM, LPG, dan avtur tetap dalam kondisi aman. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan ketahanan stok di NTB berada pada kisaran 8 hingga 15 hari, tergantung jenis produk dan wilayah distribusi.

“Ketersediaan energi selama Satgas terjaga. Ketahanan stok untuk BBM, LPG, maupun avtur berada dalam level aman sehingga distribusi ke masyarakat tidak mengalami gangguan,” ujar Ahad.

Untuk menjaga distribusi tetap berjalan, Pertamina mengoperasikan tiga terminal BBM dan integrated terminal, 111 SPBU, lima SPBUN, 93 agen LPG, serta dua Aviation Fuel Terminal di NTB. Seluruh operasional dipantau melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam.

Baca Juga :  OJK Luncurkan Roadmap Pergadaian 2025–2030, Dorong Industri Gadai Lebih Sehat dan Adaptif

Tak hanya itu, Pertamina juga menyiagakan layanan tambahan di jalur-jalur padat pemudik. Sedikitnya 10 SPBU disiagakan selama 24 jam, 91 agen LPG beroperasi penuh, empat mobil tangki ditempatkan sebagai kantong suplai di jalur mudik, serta lima unit motorist atau Pertamina Delivery Service bergerak mobile hingga ke kawasan wisata dan permukiman.

Menurut Ahad, evaluasi Satgas RAFI tahun ini akan menjadi dasar perbaikan distribusi energi pada masa mendatang, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi tinggi.

“Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, terutama di wilayah yang rawan terjadi lonjakan konsumsi selama masa libur panjang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *