OlahragaOtomotif

Sean Gelael Tampil di Mandalika! GT World Challenge Asia 2026 Sajikan Duel Sengit

×

Sean Gelael Tampil di Mandalika! GT World Challenge Asia 2026 Sajikan Duel Sengit

Sebarkan artikel ini
Sean Gelael Tampil di Mandalika! GT World Challenge Asia 2026 Sajikan Duel Sengit

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Gelaran GT World Challenge (GTWC) 2026 kembali menghadirkan persaingan sengit lintas benua dengan format kelas yang berbeda di tiap regional. Salah satu seri yang paling dinantikan adalah GT World Challenge Asia (GTWCA) yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 2–3 Mei 2026, dengan kehadiran pebalap Indonesia Sean Gelael di kelas Silver.

Berbeda dari regional lain, GTWCA mengusung pembagian kelas berdasarkan kategori pebalap, bukan spesifikasi mobil. Semua peserta menggunakan mobil GT3 dengan homologasi FIA, sehingga faktor pembeda utama terletak pada kombinasi kemampuan pembalap dalam satu tim.

Secara global, GTWC yang dipromotori oleh SRO Motorsports Group memiliki variasi kelas di tiap regional. GTWC Australia, misalnya, membagi lomba menjadi tiga kategori: Pro-Am, Am, dan Trophy, di mana kelas Trophy diisi mobil GT3 generasi lama. Sementara itu, GTWC America mengandalkan kelas Pro, Pro-Am, dan Am.

Baca Juga :  Danau Toba Jadi Pusat Adrenalin Dunia, Aquabike Grand Prix 2025 Siap Digelar

Di Eropa, kompetisi lebih kompleks dengan empat kelas: Pro, Gold, Silver, dan Bronze, yang masing-masing bersaing dalam dua format lomba, yakni Endurance Cup dan Sprint Cup. Format Sprint ini juga diadopsi di luar Eropa, termasuk Asia.

Namun, GTWCA memiliki pendekatan unik. Empat kelas yang dipertandingkan—Pro-Am, Silver-Am, Silver, dan Am—ditentukan sepenuhnya oleh lisensi dan kategori pembalap.

Kelas Pro-Am mempertemukan pembalap profesional (Platinum/Gold/Silver) dengan pembalap amatir (Bronze), dengan syarat salah satu berasal dari Asia. Di Silver-Am, pembalap Silver dipasangkan dengan Bronze tanpa keikutsertaan Platinum atau Gold.

Kelas Silver, tempat Sean Gelael berkompetisi, mewajibkan dua pembalap berkategori Silver yang sama-sama berasal dari Asia. Sementara itu, kelas Am hanya diisi pembalap Bronze yang berasal atau berdomisili di Asia, Australia, atau Selandia Baru.

Baca Juga :  Geber Persiapan GTWCA, Marshal Mandalika Digembleng Intensif

“Format ini membuat kompetisi lebih merata karena semua mobil identik. Penentu utama adalah strategi tim dan kualitas pembalap,” demikian keterangan resmi penyelenggara.

Setiap kelas memiliki podium tersendiri di setiap balapan, serta perebutan gelar juara umum di akhir musim. Hal ini membuka peluang besar bagi tim-tim Asia untuk bersaing secara kompetitif di level internasional.

Partisipasi Sean Gelael bersama tim Garage 75 menjadi sorotan tersendiri. Selain membawa nama Indonesia di ajang internasional, keikutsertaannya di kelas Silver juga mencerminkan strategi kompetitif dalam menghadapi dominasi tim-tim kuat Asia lainnya.

Balapan di Mandalika diprediksi akan menarik perhatian besar, mengingat sirkuit ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai tuan rumah ajang motorsport dunia. Dukungan publik lokal juga menjadi faktor penting dalam mendongkrak atmosfer balapan.

Baca Juga :  Berkah FORNAS VIII 2025: Ekonomi NTB Bergairah, Hotel dan Transportasi Penuh Cuan!

GT World Challenge Asia Mandalika 2026 akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube @GTWorld, memberikan akses luas bagi penggemar balap untuk menyaksikan aksi para pebalap dari berbagai negara.

Dengan format kelas yang beragam dan persaingan yang semakin ketat, seri Mandalika dipastikan menjadi salah satu penentu penting dalam perebutan gelar musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *