Hukrim

Ricuh di Lombok Timur! Terduga Pencuri Motor Diamuk Massa, Dua Polisi Terluka

×

Ricuh di Lombok Timur! Terduga Pencuri Motor Diamuk Massa, Dua Polisi Terluka

Sebarkan artikel ini
Ricuh di Lombok Timur! Terduga Pencuri Motor Diamuk Massa, Dua Polisi Terluka

Lombok Timur, Jurnalekbis.com – Aksi massa yang tersulut emosi nyaris berujung fatal di Desa Aikmel Timur, Selasa malam (21/4/2024). Seorang pria berinisial M (35), terduga pelaku pencurian sepeda motor, menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya berhasil diselamatkan aparat Kepolisian.

Personel dari Polres Lombok Timur bersama Satuan Brimob Polda NTB turun tangan meredam situasi yang sempat memanas. Evakuasi terhadap terduga pelaku dilakukan di tengah tekanan massa yang terus berdatangan ke lokasi.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Lalu Rusmaladi, mengatakan kehadiran aparat difokuskan untuk mencegah aksi main hakim sendiri sekaligus mengamankan pelaku dari kerumunan warga.

“Petugas berupaya maksimal mengevakuasi terduga pelaku dari kerumunan massa demi menjaga keselamatan yang bersangkutan serta mencegah situasi semakin meluas,” ujar Rusmaladi saat dikonfirmasi, Rabu (22/4).

Baca Juga :  Polres Lombok Tengah Amankan 27 Motor dalam Razia Balap Liar Selama Ramadan

Insiden bermula ketika sepeda motor milik korban yang terparkir di depan rumah diduga dicuri oleh pelaku. Aksi tersebut dipergoki pemilik kendaraan yang kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu memicu respons cepat warga sekitar yang langsung melakukan pengejaran.

Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap massa. Namun, situasi berubah tak terkendali. Emosi warga memuncak, pelaku sempat dipukuli beramai-ramai. Bahkan, sepeda motor yang diduga digunakan pelaku dirusak hingga dibakar di lokasi kejadian.

Ketegangan semakin meningkat saat aparat tiba. Upaya evakuasi sempat mendapat perlawanan dari warga yang masih tersulut emosi. Sejumlah orang melempari petugas dengan batu, memaksa aparat mengambil langkah pengamanan lebih serius.

Baca Juga :  Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Gagalkan Pesta Sabu, 4 Orang Diamankan!

Akibat insiden tersebut, dua personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka terkena lemparan batu saat berupaya mengendalikan massa dan mengevakuasi pelaku.

“Dua personel dari Brimob dan Polres Lombok Timur mengalami luka akibat lemparan batu saat menjalankan tugas pengamanan,” ungkap Rusmaladi.

Dalam kondisi yang semakin tidak kondusif, aparat akhirnya menempuh langkah tegas dan terukur dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Tindakan tersebut menjadi opsi terakhir setelah pendekatan persuasif tidak lagi efektif.

“Langkah ini terpaksa dilakukan sebagai upaya terakhir untuk mengurai massa dan memastikan situasi kembali kondusif,” jelasnya.

Setelah massa berhasil dibubarkan, aparat segera mengevakuasi terduga pelaku ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Hingga Rabu pagi, kondisi di lokasi dilaporkan sudah berangsur normal dan aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa.

Baca Juga :  Kasus Pencabulan Santriwati Terbongkar, Ustaz di NTB Nyaris Kabur ke Luar Negeri

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Warga diimbau untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri, apalagi hingga membahayakan nyawa seseorang.

“Kami mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tutup Rusmaladi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *