Haji

CJH Bima Kloter 4 Masuk Asrama Haji, Tertua Usia 95 Tahun

×

CJH Bima Kloter 4 Masuk Asrama Haji, Tertua Usia 95 Tahun

Sebarkan artikel ini
CJH Bima Kloter 4 Masuk Asrama Haji, Tertua Usia 95 Tahun

Mataram, Jurnalekbis.com— Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter 4 asal Kabupaten Bima telah masuk ke asrama haji pada Jumat malam. Total sebanyak 387 jamaah bersama enam petugas telah diberangkatkan, dengan 32 di antaranya merupakan jamaah lanjut usia (lansia), termasuk yang tertua berusia 95 tahun.

Ketua Kloter 4, Abdul Haris, menyampaikan bahwa seluruh jamaah telah diberangkatkan sesuai jadwal tanpa adanya penundaan. Keberangkatan dilakukan usai salat Subuh pada Jumat dini hari.

“Jumlah jamaah 387 orang ditambah enam petugas. Lansia sebanyak 32 orang berdasarkan data terbaru yang kami terima,” ujar Abdul Haris.

Ia menjelaskan, jamaah tertua dalam kloter ini tercatat lahir pada tahun 1930 atau berusia sekitar 95 tahun. Sementara itu, jamaah termuda lahir pada tahun 2007.

Baca Juga :  Update Haji: Jemaah Diduga Stroke, Keberangkatan Bisa Mundur

Meski didominasi sebagian jamaah berusia lanjut, kondisi kesehatan secara umum dinilai cukup baik. Abdul Haris menyebut para lansia masih mampu mengikuti rangkaian ibadah dengan pendampingan yang maksimal.

“Untuk jamaah lansia alhamdulillah masih bisa beraktivitas. Kita tetap lakukan pengawasan dan pendampingan agar mereka bisa menjalankan ibadah dengan baik,” katanya.

Terkait kemungkinan penundaan keberangkatan akibat kondisi kesehatan, ia memastikan hingga saat ini belum ada laporan jamaah yang tertunda dari daerah asal. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan akhir di embarkasi.

“Dari daerah tidak ada yang tertunda. Semua berangkat. Tapi nanti kita lihat hasil pemeriksaan terakhir di sini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Haris menegaskan bahwa perhatian utama pihak kloter adalah memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan lancar, terutama bagi kelompok lansia.

Baca Juga :  Kloter LOP 3 Tiba, Jemaah 89 Tahun dari Lingsar Jadi yang Tertua

Ia juga mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah, mengingat aktivitas di Tanah Suci cukup padat dan membutuhkan stamina yang baik.

“Harapan kami jamaah tetap menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri, dan saling menjaga satu sama lain, terutama saat beribadah di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi,” ujarnya.

Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk tidak bepergian sendiri, khususnya bagi lansia, guna menghindari risiko tersesat atau kelelahan di tengah keramaian.

Dengan kesiapan yang telah dilakukan, pihak kloter optimistis seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *