LLombok Barat, Jurnalekbis.com — Tragedi terjadi di Pantai Krandangan 2, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, ketika lima wisatawan asal Inggris dilaporkan tenggelam saat berenang di kawasan pantai tersebut. Empat korban berhasil diselamatkan, sedangkan seorang pria yang merupakan ayah dalam rombongan itu meninggal dunia setelah sempat hilang di laut sekitar 18 menit.
Korban meninggal diketahui bernama Nicholas Irven. Ia bersama keluarganya tengah berlibur di Lombok dan menginap di Hotel Rinjani Esco Resort, Tanjung, Lombok Utara.
Peristiwa tersebut mendapat respons cepat dari warga sekitar. Upaya pencarian dilakukan secara spontan oleh masyarakat Krandangan dan Mangsit dengan menggunakan jet ski serta perlengkapan selam seadanya.
Bhabinkamtibmas Desa Senggigi, Aiptu Ida Bagus Badra, mengatakan dirinya bersama Kepala Desa Senggigi dan warga setempat ikut memberikan bantuan dalam proses penyelamatan para korban.
“Lima orang yang tenggelam, empat orang selamat, terdiri dari ibu dan tiga anaknya. Ayahnya bernama Nicholas Irven tenggelam kurang lebih selama 18 menit,” kata Aiptu Ida Bagus Badra dalam laporannya, Rabu (19/8).
Menurut keterangan tersebut, kondisi di lokasi membuat proses pencarian harus dilakukan dengan peralatan yang tersedia. Warga yang mengetahui kejadian langsung bergerak menuju titik korban untuk melakukan pertolongan.
Empat anggota keluarga yang berhasil dievakuasi selamat dari insiden tersebut. Sementara Nicholas ditemukan dalam kondisi yang membutuhkan penanganan medis dan segera dibawa menuju rumah sakit menggunakan ambulans Desa Senggigi.
Perjalanan menuju rumah sakit mendapat pengawalan mobil KASPKT Polsek Batulayar. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, berdasarkan informasi yang diterima dari pihak korban, Nicholas dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena Pantai Krandangan 2 merupakan salah satu kawasan pesisir yang dikunjungi wisatawan di wilayah Senggigi. Kondisi laut dan aktivitas berenang menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian, terutama bagi wisatawan yang belum memahami karakter perairan setempat.
Insiden tersebut juga memperlihatkan pentingnya respons cepat masyarakat ketika terjadi keadaan darurat di kawasan wisata. Dalam kejadian ini, warga sekitar menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan sebelum korban mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, informasi yang disampaikan Bhabinkamtibmas menyebutkan empat anggota keluarga Nicholas berhasil selamat. Sementara korban meninggal telah dibawa ke rumah sakit untuk proses penanganan selanjutnya.
Peristiwa tenggelamnya lima wisatawan asal Inggris di Pantai Krandangan 2 ini menjadi pengingat bagi pengelola kawasan wisata, aparat, dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di laut, khususnya ketika kondisi perairan tidak sepenuhnya aman untuk berenang.













