MyBluebird Berubah! Kini Bisa Pesan Taksi, Rental hingga Antar Barang

MyBluebird Berubah! Kini Bisa Pesan Taksi, Rental hingga Antar Barang
MyBluebird Berubah! Kini Bisa Pesan Taksi, Rental hingga Antar Barang
Materi Iklan FINAL 2026

Jurnalekbis.com – Aplikasi MyBluebird kini menyumbang lebih dari 40 persen total pemesanan Bluebird melalui seluruh kanal. Perusahaan memperkuat layanan digitalnya dengan menghadirkan tiga inovasi, yakni Multi-Select, Airport Transfer, dan penyempurnaan fitur Rent untuk memenuhi kebutuhan mobilitas pelanggan.

Bluebird Group memperkenalkan pembaruan tersebut melalui kampanye “MyBluebird, My Way” pada 12 Oktober 2026. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengakses beragam layanan transportasi, mulai dari taksi, penyewaan mobil hingga pengiriman barang.

Langkah tersebut menunjukkan perubahan strategi Bluebird dalam mengikuti kebiasaan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital untuk merencanakan perjalanan.

Tiga Fitur Baru MyBluebird

Fitur Multi-Select memungkinkan pelanggan memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu kali pemesanan. Sistem kemudian menugaskan armada terdekat untuk menjemput pelanggan.

Fitur ini memberikan alternatif bagi pengguna yang mengutamakan fleksibilitas saat memesan kendaraan. Pelanggan tidak perlu membatasi pencarian pada satu pilihan layanan taksi.

Sementara itu, Airport Transfer menyediakan pilihan armada Goldenbird untuk perjalanan menuju atau dari bandara. Pelanggan dapat memilih jenis kendaraan sesuai kebutuhan, dengan tarif yang sudah mencakup biaya tol.

Pengguna juga dapat menghubungkan perjalanan dengan nomor penerbangan untuk membantu perencanaan mobilitas bandara.

Bluebird turut menyempurnakan fitur Rent. Melalui layanan ini, pelanggan dapat melihat pilihan armada Goldenbird, memperkirakan biaya, serta memesan mobil berdasarkan durasi penggunaan per jam maupun harian.

Selain transportasi penumpang, aplikasi MyBluebird juga menyediakan layanan Bluebird Kirim melalui fitur Delivery untuk kebutuhan pengiriman barang.

MyBluebird Perluas Ekosistem Digital

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan perusahaan mengembangkan teknologi dengan tetap berangkat dari kebutuhan pelanggan.

“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami,” kata Andre.

Menurut dia, Bluebird terus mengembangkan teknologi sebagai penghubung berbagai pilihan mobilitas dalam satu kanal digital.

Transformasi tersebut bukan hal baru bagi perusahaan. Pada 2011, Bluebird memperkenalkan Taxi Mobile Reservation, layanan reservasi taksi melalui perangkat BlackBerry yang menjadi bagian dari perjalanan awal digitalisasi pemesanan.

Kini, MyBluebird berkembang melampaui fungsi pemesanan taksi dengan menghubungkan pelanggan ke berbagai layanan dalam ekosistem Bluebird Group.

Konsumen Mencari Layanan yang Lebih Personal

Perubahan layanan ini sejalan dengan tren personalisasi dalam pengalaman digital. Studi ASEAN Consumer Sentiment Study 2024 yang dirilis UOB dan Boston Consulting Group (BCG) mencatat, 84 persen konsumen Indonesia memilih penawaran yang dipersonalisasi, sedangkan 65 persen memilih menerimanya melalui aplikasi seluler.

Materi Iklan FINAL 2026

Data tersebut menggambarkan pentingnya pengalaman digital yang relevan dengan kebutuhan pengguna.

MyBluebird juga menawarkan sejumlah fitur pendukung, seperti Advance Booking untuk pemesanan lebih awal, Fixed Price untuk kepastian tarif, serta Multi-Payment yang menyediakan beragam metode pembayaran. EZPay memungkinkan pembayaran nontunai untuk perjalanan dengan taksi yang dihentikan langsung di jalan atau dari pangkalan.

Bagi pelanggan yang rutin bepergian, fitur Subscription menyediakan paket perjalanan dengan harga lebih hemat.

Andre menegaskan, perusahaan ingin memberikan kebebasan kepada pelanggan untuk memilih perjalanan sesuai kebutuhan, waktu, dan preferensi masing-masing.

“Karena mobilitas bukan tentang mengikuti satu cara, tetapi menemukan cara yang paling tepat bagi setiap orang,” ujarnya.

Dengan kontribusi pemesanan digital yang telah melampaui 40 persen, tantangan berikutnya bagi Bluebird adalah menjaga pengalaman layanan sekaligus mendorong penggunaan aplikasi untuk beragam kebutuhan mobilitas masyarakat.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *