Besok Sekda Definitif Lombok Barat Dilantik, Gubernur NTB Dijadwalkan Hadir

Suasana gladi jelang pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 di Aula Bupati Lombok Barat, Selasa (3/11/2026).(Foto: Jurnal Ekbis)

JURNALEKBIS.com — LOMBOK BARAT, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), bersiap menyambut babak baru dalam tata kelola pemerintahan daerah. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Lombok Barat akan resmi dilantik pada Rabu, 4 November 2026, di Aula Bupati Lombok Barat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan ini menandai berakhirnya masa transisi dan dimulainya era baru stabilitas birokrasi di daerah tersebut. Penjabat (Pj) Sekda Lombok Barat, H. Saepul Ahkam, mengungkapkan bahwa pelantikan ini merupakan puncak dari tugas utamanya dalam mengawal proses seleksi pimpinan tinggi pratama tersebut.

“Alhamdulillah prosesnya sudah tuntas. Pelantikan ini merupakan puncak dari tugas utama saya sebagai Pj Sekda. Panitia Seleksi (Pansel) hari ini telah menuntaskan kewajibannya,” ujar H. Saepul Ahkam kepada awak media, Senin (3/11/2026).

Ahkam memastikan bahwa proses seleksi telah melalui mekanisme yang ketat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia menegaskan komitmen Pemkab Lombok Barat untuk menghadirkan sosok Sekda yang profesional, netral, dan berintegritas.

“Proses seleksi di BKN juga sudah selesai, tinggal menunggu persetujuan final dari BKN Pusat. Kami akan haturkan orang-orang terbaik, sosok yang tidak memiliki kepentingan politik atau kepentingan pribadi lainnya,” tegasnya.

Pelantikan Sekda Definitif besok dijadwalkan berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi dan tokoh penting. Saepul Ahkam menyebutkan, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran administrator akan hadir.

Tak hanya itu, seluruh anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Lombok Barat juga dipastikan akan menghadiri acara tersebut. Kehadiran pejabat tingkat provinsi dan pusat juga menjadi atensi khusus.

“Lebih berbahagia lagi, Bapak Gubernur NTB Insya Allah akan hadir langsung. Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB 2, Bapak H. Fauzan Khalid, juga dijadwalkan hadir,” ungkap Ahkam.

Selain pejabat struktural dan politisi, pelantikan ini juga akan dihadiri oleh elemen masyarakat sipil, meliputi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB/FKSSP), Ketua MUI Lombok Barat, Majelis Adat, serta perwakilan Balai Mediasi. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintahan Lombok Barat ingin merangkul seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

Di sisi lain, Saepul Ahkam juga menyampaikan kabar baik terkait stabilitas fiskal daerah. Proses evaluasi APBD Perubahan Tahun 2026 oleh Pemerintah Provinsi NTB telah rampung dan siap untuk diundangkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Alhamdulillah, APBD Perubahan kita sudah diklirkan, dievaluasi oleh provinsi, dan akan segera kita undangkan. Ini menjadi modal penting bagi Sekda definitif nanti dalam mengeksekusi program pembangunan,” tambahnya.

Dengan hadirnya Sekda Definitif, roda pemerintahan yang dipimpin oleh Kepala Daerah diprediksi akan berjalan lebih efektif dan terarah. Ahkam memaparkan bahwa pasca-pelantikan, fokus utama birokrasi Lombok Barat akan diarahkan pada dua hal: konsolidasi dan evaluasi.

“Eranya kita sekarang adalah konsolidasi, kemudian evaluasi. Kita perbaiki keadaan ke depan. Apakah kemudian akan berkorelasi dengan hasil evaluasi, nanti kita akan melakukan job fit (penyesuaian jabatan),” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai potensi mutasi atau rotasi jabatan di lingkup Eselon 2, 3, hingga 4, Saepul menyatakan bahwa Pemkab Lombok Barat akan memanfaatkan peluang yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun, ia menekankan bahwa segala perubahan harus berbasis pada objektivitas dan kompetensi.

“Perbaikan sistem itu tidak mesti selalu dengan pergantian orang, melainkan menempatkan orang yang tepat pada tempatnya. Kami akan lakukan job fit secara komprehensif, tanpa ada tekanan batin, melainkan dengan pendekatan yang humanis dan profesional,” pungkas Ahkam.

Kehadiran Sekda Definitif ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi sinergi antara eksekutif dan legislatif, serta mempercepat realisasi berbagai program prioritas pembangunan di Kabupaten Lombok Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *