Lombok Tengah, Jurnalekbis.com — Konektivitas udara antara Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur kembali bertambah dengan beroperasinya penerbangan langsung rute Lombok–Banyuwangi. Maskapai Wings Air resmi melayani rute tersebut melalui penerbangan perdana (inaugural flight) yang dilayani InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Minggu (21/12).
Rute Lombok (LOP)–Banyuwangi (BWX) ini dilayani sebanyak empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Dari Lombok, penerbangan IW1844 dijadwalkan berangkat pukul 12.30 WITA dan tiba di Banyuwangi pukul 12.30 WIB. Sementara penerbangan sebaliknya, IW1843, berangkat dari Banyuwangi pukul 12.55 WIB dan tiba di Lombok pada pukul 14.55 WITA.
Pembukaan rute ini menjadi tambahan penting bagi jaringan penerbangan langsung dari dan menuju Lombok, yang selama ini terus diperluas seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan wisatawan. Kehadiran rute Lombok–Banyuwangi dinilai memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dibandingkan jalur darat dan laut yang memakan waktu lebih lama.
General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Aidhil Philip Julian, menyatakan pembukaan rute baru ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat peran BIZAM sebagai simpul konektivitas udara di kawasan timur Indonesia.
Menurut Aidhil, keberhasilan strategi pengembangan konektivitas tidak hanya bergantung pada bandara atau maskapai, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Ia mengapresiasi komitmen Wings Air serta Pemerintah Provinsi NTB dalam memperluas jaringan penerbangan Lombok, khususnya ke wilayah Jawa Timur.

“Rute Lombok–Banyuwangi diharapkan dapat memberikan pilihan transportasi udara yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Aidhil.
Ia menambahkan, Banyuwangi dan Lombok sama-sama dikenal sebagai destinasi wisata unggulan yang pertumbuhannya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya memiliki karakter pariwisata yang saling melengkapi, mulai dari wisata alam, budaya, hingga bahari. Dengan adanya penerbangan langsung, mobilitas wisatawan domestik maupun pelaku usaha diharapkan semakin lancar.
Aidhil juga menilai rute ini berpotensi memperkuat posisi Lombok sebagai hub pariwisata di kawasan timur Indonesia. Selain melayani pergerakan wisatawan, rute ini dinilai strategis bagi konektivitas bisnis, distribusi logistik ringan, serta perjalanan masyarakat antarwilayah.
Dari sisi infrastruktur, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid disebut masih memiliki kapasitas yang sangat memadai untuk mendukung pertumbuhan penerbangan baru. InJourney Airports BIZAM optimistis, dengan dukungan aktif seluruh pemangku kepentingan, jaringan penerbangan Lombok akan terus berkembang dan semakin kompetitif.
Pembukaan rute Lombok–Banyuwangi ini juga sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan dan penguatan konektivitas antardaerah yang menjadi salah satu fokus pengembangan transportasi udara nasional. Ke depan, InJourney Airports bersama maskapai diharapkan terus membuka peluang rute baru dari dan menuju Lombok guna mendukung pertumbuhan pariwisata serta ekonomi NTB secara berkelanjutan.













