Bisnis

Investasi Emas Kian Dilirik, Ini Cara Aman dan Cerdas Memulainya

×

Investasi Emas Kian Dilirik, Ini Cara Aman dan Cerdas Memulainya

Sebarkan artikel ini
Investasi Emas Kian Dilirik, Ini Cara Aman dan Cerdas Memulainya

Jakarta, jurnalekbis.com – Investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan. Logam mulia ini dinilai sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) yang relatif stabil dan tahan terhadap inflasi. Namun, di balik popularitasnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara investasi emas yang benar dan aman.

Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap emas terus meningkat, baik dalam bentuk emas fisik maupun digital. Data dari sejumlah platform perdagangan menunjukkan lonjakan transaksi emas ritel, terutama saat kondisi ekonomi tidak menentu. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi pilihan investasi jangka menengah hingga panjang.

Secara umum, investasi emas dapat dilakukan melalui beberapa cara. Pertama, membeli emas fisik seperti emas batangan atau perhiasan. Emas batangan lebih disarankan karena memiliki kadar kemurnian tinggi dan mudah dijual kembali. Sementara itu, perhiasan memiliki nilai estetika, namun biasanya dikenakan biaya pembuatan yang dapat mengurangi nilai jualnya.

Baca Juga :  Pertamina Catat Kenaikan Konsumsi BBM Nasional 46% Saat Mudik Lebaran, Pertamax Turbo Melonjak 104%

Kedua, investasi emas digital yang kini semakin diminati. Melalui platform resmi yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masyarakat dapat membeli emas mulai dari nominal kecil, bahkan di bawah satu gram. Emas digital dinilai praktis karena tidak memerlukan tempat penyimpanan fisik dan bisa dipantau secara real time.

Ketiga, investasi emas melalui tabungan emas di lembaga keuangan atau pegadaian. Skema ini memungkinkan masyarakat menabung emas secara bertahap sesuai kemampuan, dengan proses yang relatif mudah dan risiko yang terukur.

Meski terlihat aman, calon investor tetap perlu memahami sejumlah risiko. Harga emas dapat mengalami fluktuasi dalam jangka pendek, meskipun cenderung stabil dalam jangka panjang. Oleh karena itu, investasi emas lebih cocok untuk tujuan keuangan jangka menengah hingga panjang, bukan untuk mencari keuntungan instan.

Baca Juga :  Pertamina Jatimbalinus Borong 66 Penghargaan ENSIA 2024

Perencana keuangan menyarankan agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan konsisten. Strategi membeli secara berkala atau dollar cost averaging dinilai mampu mengurangi risiko membeli saat harga sedang tinggi. Selain itu, investor juga disarankan untuk membeli emas dari lembaga resmi guna menghindari potensi penipuan.

Faktor penyimpanan juga perlu diperhatikan. Untuk emas fisik, masyarakat dapat memanfaatkan safe deposit box di perbankan atau tempat penyimpanan khusus guna menghindari risiko kehilangan. Sementara untuk emas digital, penting memastikan platform memiliki legalitas dan sistem keamanan yang baik.

Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, emas tetap menjadi instrumen investasi yang relevan. Selain menjaga nilai kekayaan, emas juga dapat menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio agar risiko keuangan lebih terkendali.

Baca Juga :  OJK Dorong Literasi Aset Kripto di Bulan Literasi Kripto 2025

Dengan pemahaman yang tepat dan perencanaan yang matang, investasi emas bukan hanya menjadi pilihan aman, tetapi juga langkah cerdas dalam menjaga stabilitas keuangan jangka panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *