Bisnis

Indosat Perkuat Jaringan di 291 Titik Jawa–Nusra, Trafik Ramadan Diprediksi Naik 23%

×

Indosat Perkuat Jaringan di 291 Titik Jawa–Nusra, Trafik Ramadan Diprediksi Naik 23%

Sebarkan artikel ini
Indosat Perkuat Jaringan di 291 Titik Jawa–Nusra, Trafik Ramadan Diprediksi Naik 23%

Mataram, Jurnalekbis.com – Lonjakan trafik data selama Ramadan dan Idulfitri 2026 diprediksi meningkat signifikan di wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara. Mengantisipasi hal itu, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat jaringan di 25 jalur mudik dan 291 titik keramaian (point of interest/POI) di wilayah Circle Java, mencakup Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Di wilayah Nusa Tenggara, peningkatan trafik tertinggi diproyeksikan terjadi di Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Flores Timur, dan Kota Kupang, dengan estimasi lonjakan mencapai 15–23 persen pada puncak arus mudik dan Lebaran.

EVP-Head of Circle Java Indosat, Fahd Yudhanegoro, mengatakan penguatan kapasitas dan optimalisasi jaringan dilakukan untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat.

“Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri. Tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik,” ujar Fahd, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga :  Dorna Sports Merilis Jadwal WSBK, Sirkuit Mandalika Tidak Ada Lagi

Menurut dia, momentum Ramadan selalu identik dengan lonjakan komunikasi digital, mulai dari panggilan suara, pesan instan, hingga streaming video. Karena itu, perusahaan memetakan titik rawan kepadatan trafik berdasarkan tren tahun sebelumnya dan data pergerakan pelanggan.

Tak hanya fokus pada kecepatan, Indosat juga menyoroti aspek keamanan digital. Melalui brand IM3, operator ini meluncurkan fitur perlindungan berbasis kecerdasan buatan bernama SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus). Fitur ini diklaim mampu memberikan perlindungan real-time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call yang terindikasi penipuan.

Perusahaan menyebut tren penipuan digital cenderung meningkat saat Ramadan, ketika aktivitas transaksi daring dan komunikasi melonjak. Dengan sistem yang didukung teknologi AIvolusi5G, pelanggan paket Ramadan IM3 otomatis mendapatkan perlindungan tersebut tanpa biaya tambahan.

Baca Juga :  Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (21 Juli 2023)

Selain IM3, brand Tri juga menghadirkan kampanye #PilihanBijak yang menyasar generasi muda. Melalui paket data 65GB untuk 28 hari seharga Rp100 ribu, pelanggan mendapatkan tambahan telepon dan SMS ke sesama pengguna Tri dan IM3, serta bonus akses platform streaming. Tri juga menyematkan fitur perlindungan digital berbasis AI untuk meminimalkan risiko spam dan scam.

Sementara itu, layanan internet rumah portabel HiFi Air diposisikan sebagai solusi bagi pelanggan yang membutuhkan koneksi stabil saat mudik. Perangkat ini dapat digunakan di rumah maupun dibawa ke kampung halaman, dengan dukungan jaringan 4G dan 5G di area yang telah terjangkau.

Di luar aspek komersial, Indosat juga menjalankan program tanggung jawab sosial bertajuk “Indosat Berkah Ramadan – Surau Berdaya” di 19 titik di Indonesia, termasuk wilayah terdampak bencana di Aceh. Program ini mencakup revitalisasi sarana ibadah sekaligus penguatan fungsi sosial surau dan mushola sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Baca Juga :  Rp46 Miliar Lenyap! Satgas PASTI NTB Ungkap Bahaya Scam Digital

Fahd menegaskan, strategi Ramadan tahun ini tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan dan dampak sosial.

“Melalui penguatan jaringan, inovasi perlindungan digital, kampanye edukatif untuk generasi muda, hingga program Surau Berdaya, kami ingin menghadirkan Ramadan yang lebih nyaman, lebih aman, dan lebih bermakna,” katanya.

Dengan proyeksi lonjakan trafik dua digit di sejumlah daerah tujuan mudik, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial. Operator telekomunikasi dituntut menjaga kualitas layanan agar tetap stabil di tengah tingginya kebutuhan komunikasi digital masyarakat selama bulan suci hingga perayaan Idulfitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *