Ribuan KL BBM Masuk NTB, Pertamina Pastikan SPBU di Lombok Tetap Aman

Ribuan KL BBM Masuk NTB, Pertamina Pastikan SPBU di Lombok Tetap Aman

Mataram, Jurnalekbis.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Tambahan suplai tersebut mulai masuk ke Integrated Terminal (IT) Ampenan pada Senin (3/8/2026) sebagai bagian dari langkah percepatan distribusi agar pelayanan di seluruh SPBU tetap berjalan normal.

Selain mendatangkan pasokan baru melalui jalur laut, Pertamina juga mengoperasikan lebih awal IT Ampenan dan mengoptimalkan armada mobil tangki yang tersedia di wilayah NTB. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke seluruh lembaga penyalur, terutama di Pulau Lombok yang sempat mengalami lonjakan antrean di sejumlah SPBU.

Data Pertamina menunjukkan kapal pertama telah bersandar di IT Ampenan dengan membawa sekitar 2.100 kiloliter (KL) Pertalite dan 500 KL Pertamax. Tidak berhenti di situ, kapal kedua dijadwalkan tiba pada malam hari dengan tambahan muatan sekitar 2.000 KL Pertalite dan 3.000 KL Biosolar.

Total tambahan ribuan kiloliter BBM tersebut akan segera disalurkan ke jaringan SPBU sesuai kebutuhan masing-masing wilayah agar pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung tanpa hambatan.

Baca Juga :  Jelang Idul Kurban, Pertamina Siapkan 160.120 Tabung LPG untuk NTB

Di tengah meningkatnya permintaan, Pertamina memastikan kondisi stok di sejumlah SPBU di Lombok masih tersedia dan tetap dapat melayani konsumen.

Berdasarkan pemantauan perusahaan, beberapa SPBU masih memiliki persediaan BBM, di antaranya SPBU 54.836.09 Lenek dengan stok sekitar 8 KL, SPBU 54.836.11 Masbagik sebanyak 16 KL, SPBU 54.836.04 Sekarteja sekitar 8 KL, serta SPBU 54.836.15 Rempung yang juga masih memiliki sekitar 8 KL.

Ketersediaan tersebut menjadi indikator bahwa distribusi BBM di wilayah Lombok masih berlangsung dan terus diperkuat seiring masuknya tambahan suplai dari terminal penyimpanan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan mengerahkan seluruh infrastruktur distribusi untuk menjaga pasokan energi tetap aman di NTB.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari pengoperasian lebih awal IT Ampenan, kedatangan tambahan suplai BBM, hingga pemanfaatan armada mobil tangki di wilayah NTB. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Ahad Rahedi.

Selain memperkuat distribusi, Pertamina juga meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH), pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran pelayanan di SPBU.

Baca Juga :  Pertamina Siapkan Pangkalan Resmi untuk Pembelian LPG 3 Kg

Koordinasi tersebut difokuskan pada pengaturan antrean kendaraan agar proses pengisian BBM berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting karena distribusi BBM tidak hanya bergantung pada ketersediaan stok, tetapi juga dipengaruhi kelancaran penyaluran dari terminal menuju SPBU hingga proses pelayanan kepada konsumen.

Pertamina menyebut pengoperasian lebih awal IT Ampenan menjadi salah satu strategi utama dalam mempercepat aliran pasokan ke berbagai wilayah di Pulau Lombok. Dengan waktu operasional yang lebih cepat, proses pembongkaran muatan kapal hingga distribusi menggunakan mobil tangki dapat dilakukan lebih efisien.

Optimalisasi armada mobil tangki juga dilakukan agar waktu pengiriman ke SPBU semakin singkat sehingga risiko keterlambatan distribusi dapat diminimalkan.

Di sisi lain, perusahaan mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Imbauan tersebut disampaikan agar distribusi berjalan merata sehingga seluruh konsumen memperoleh akses terhadap BBM tanpa terjadi kepanikan yang dapat memicu antrean lebih panjang.

Pertamina menegaskan seluruh proses distribusi akan terus dipantau secara berkala. Penambahan suplai juga disiapkan apabila kebutuhan masyarakat meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Tahun Baru Islam, Pertamina Pastikan Stok LPG dan BBM di NTB Aman

Perusahaan memastikan pasokan energi untuk wilayah NTB tetap menjadi prioritas sehingga aktivitas ekonomi, transportasi, serta pelayanan publik tidak terganggu akibat keterbatasan distribusi BBM.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan maupun penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang beroperasi selama 24 jam.

Dengan tambahan pasokan yang telah tiba serta pengiriman lanjutan pada malam hari, distribusi BBM di Pulau Lombok diharapkan kembali stabil sehingga pelayanan di seluruh SPBU dapat berlangsung normal dan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *