Nadeem Rustombi Tembus Podium di Mandalika, Taklukkan Panas Sirkuit

Nadeem Rustombi Tembus Podium di Mandalika, Taklukkan Panas Sirkuit

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com –  Cuaca terik di Sirkuit Mandalika tak menyurutkan laju Nadeem Rustombi. Pembalap Rocket Racing Bali itu mengamankan posisi ketiga pada Mandalika Festival of Speed Superstars Sportscar Series Race 1, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Nadeem yang mengendarai mobil nomor 9 mencatat waktu 16 menit 20,154 detik. Ia berada di belakang Umar Abdullah dari Delta Garage Racing Team yang keluar sebagai juara dengan waktu 15 menit 52,157 detik, serta H. Dypo Fitramadhan di posisi kedua dengan 16 menit 02,105 detik.

Podium tersebut diraih di tengah kondisi lintasan yang sangat panas. Temperatur udara di sekitar sirkuit disebut mencapai kisaran 46–48 derajat Celsius, membuat pengelolaan suhu ban menjadi salah satu tantangan penting sepanjang balapan.

Nadeem mengakui karakter ban yang digunakan pada akhir pekan balap kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Kompon ban yang digunakan berasal dari pabrikan GT, namun memiliki karakteristik yang membuat tim harus kembali melakukan penyesuaian.

Baca Juga :  Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Indonesia Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

“Bannya beda komponnya. Pabrikannya sama dari GT, tetapi karakteristik ban yang kita pakai di weekend ini agak beda,” kata Nadeem.

Menurut dia, persoalan temperatur tidak hanya dirasakan timnya. Kondisi panas membuat sejumlah tim harus mencari cara agar performa ban tetap terjaga sepanjang balapan.

“Temperatur bannya yang penting banget. Setahu saya bukan tim kita saja yang ada masalah untuk temperatur ban, tapi juga tim lain,” ujarnya.

Tim Rocket Racing Bali juga melakukan sejumlah perubahan pada setelan mobil. Penyesuaian dilakukan sembari mencari konfigurasi yang paling sesuai dengan karakter ban dan kondisi lintasan Mandalika.

Nadeem mengaku masih beradaptasi dengan perubahan tersebut. Baginya, setiap sesi balap menjadi bagian dari proses menemukan setelan terbaik.

Baca Juga :  Pesona Sirkuit Mandalika, Sirkuit Terindah di Dunia yang Siap Gelar MotoGP 2023

“Kita masih beradaptasi. Di dalam mobil kita sudah berganti beberapa setup. Namanya juga belajar, dan setiap kali kita balap itu juga pelajaran buat kita,” katanya.

Team Manager Rocket Racing Bali, Samino, menilai performa Nadeem cukup solid. Selain kondisi fisik, kesiapan mental menjadi modal penting menghadapi balapan dalam suhu ekstrem.

“Nadeem cukup bagus secara fisik, kemudian mental. Saya kira hari ini cukup baik,” ujar Samino.

Samino menyebut perubahan ban menjadi salah satu fokus utama persiapan tim. Nadeem dinilai mampu beradaptasi dengan cepat terhadap karakter ban baru sekaligus kondisi lintasan yang panas.

“Ini ada beberapa part yang memang kita penyesuaian, mungkin lebih kepada pertimbangan tim, yaitu ban. Nadeem tentu sudah menghitung dan menyesuaikan dengan ban yang baru ini,” katanya.

Baca Juga :  Tokoh Lombok Barat Desak KPK Bongkar Tuntas Kasus OTT Bupati: "Sikat Habis Koruptor!"

Hasil Race 1 menempatkan Umar Abdullah sebagai pemenang, disusul Dypo Fitramadhan dan Nadeem Rustombi. Billy Wish finis keempat, kemudian Michael Jorgy Junus di posisi kelima.

Bagi Nadeem, podium ketiga menjadi modal penting untuk menghadapi rangkaian balapan berikutnya. Fokusnya kini bukan sekadar mengejar kecepatan, tetapi memastikan mobil, ban, dan gaya mengemudi dapat bekerja optimal dalam kondisi Mandalika yang menantang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *