Empat Korban KMP Putri Yasmin Masih Hilang, SAR Perluas Pencarian di Selat Lombok

Empat Korban KMP Putri Yasmin Masih Hilang, SAR Perluas Pencarian di Selat Lombok

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Memasuki hari keempat operasi pencarian, Tim SAR gabungan masih memburu empat korban KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di perairan Selat Lombok. Pencarian pada Sabtu (15/8) diperluas dengan membagi operasi ke tiga sektor laut dan pesisir.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan strategi tersebut dilakukan untuk memperbesar cakupan wilayah penyisiran sekaligus mempercepat upaya menemukan korban.

“Hari ini pencarian kami bagi menjadi tiga sektor utama,” kata Hariyadi, Sabtu (15/8).

SRU 1 diarahkan ke perairan timur lokasi kejadian dengan cakupan sekitar 48 NM² menggunakan RIB 02 Mataram. Sementara SRU 2 menyisir garis pantai mulai Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko dengan area sekitar 15 NM².

Baca Juga :  Jemaah Haji RI Masih Pakai Celana Dalam Saat Ihram, Petugas Arab Saudi Turun Tangan

Adapun SRU 3 bergerak dari Pelabuhan Sampalan menggunakan RIB 02 Klungkung bersama personel Unit Siaga SAR Nusa Penida. Tim ini menyisir perairan selatan Nusa Penida dengan luas pencarian mencapai 32 NM².

Berdasarkan rekapitulasi terbaru Posko SAR, jumlah penumpang yang berhasil selamat tercatat 212 orang. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan empat lainnya masih dalam pencarian.

Keempat korban tersebut masing-masing Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Kantor SAR Mataram dan Denpasar, Lanal Mataram, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lombok Barat, sejumlah rumah sakit, ASDP, serta unsur terkait lainnya.

Baca Juga :  Wisatawan Prancis Cedera di Rinjani, Dievakuasi Tim SAR

Kekuatan pencarian juga ditopang berbagai armada laut dan udara. Di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, hingga helikopter Finns SGi Air Bali.

Sejumlah kapal lain turut mendukung operasi, termasuk KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, kapal Polair KP XXI-2015, serta beberapa yacht.

Dengan wilayah pencarian yang terus diperluas, operasi SAR hari keempat masih difokuskan pada penyisiran laut dan pesisir untuk menemukan empat korban yang belum diketahui keberadaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *