TK IT ZAYNA Lombok Kobarkan Semangat Merah Putih di Pawai Karnaval Pujut

TK IT ZAYNA Lombok Kobarkan Semangat Merah Putih di Pawai Karnaval Pujut

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com  — TK IT ZAYNA Lombok ikut menyemarakkan Pawai Karnaval Kemerdekaan tingkat Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Sabtu (15/8/2026). Mengusung nuansa merah putih, rombongan sekolah tampil bersama peserta didik, tenaga pendidik, serta orang tua dari titik start di Kantor Bulog hingga garis finis di Kantor Brimob.

Sebanyak 102 peserta didik tercatat sebagai bagian dari rombongan, meski tidak seluruhnya dapat hadir. Kegiatan tersebut juga melibatkan empat tenaga pendidik dan para orang tua atau wali murid.

Bagi TK IT ZAYNA Lombok, keikutsertaan dalam pawai tidak sekadar menjadi agenda peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan itu dirancang sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk mengenalkan nasionalisme, religiusitas, kreativitas, sekaligus kemampuan anak berinteraksi di ruang publik.

Baca Juga :  Remaja 18 Tahun Asal Monggas Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sepanjang rute, anak-anak dan pendamping terus membangun suasana semangat melalui seruan, “Mana semangatmu, ini semangatku,” yang disambut, “TK IT ZAYNA Lombok, mantaaap!” hingga pekikan “Indonesiaaa, merdekaaaa!”

Kepala TK IT ZAYNA Lombok, Zulqoidah, S.Pd., mengatakan pemilihan kostum merah putih sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman visual yang kuat kepada anak.

“Kami sengaja memilih kostum merah putih secara menyeluruh. Tujuannya agar anak-anak memiliki memori visual yang kuat tentang identitas bangsa,” ujar Zulqoidah.

Menurutnya, pendidikan kebangsaan pada usia dini perlu diberikan melalui pengalaman yang konkret dan menyenangkan. Anak tidak hanya diperkenalkan pada simbol kemerdekaan, tetapi juga diajak merasakan suasana kebersamaan dan semangat cinta tanah air.

“Pada fase golden age ini, penanaman nilai kebangsaan harus dilakukan secara konkret dan menyenangkan. Melalui pawai ini, anak tidak hanya menghafal nama pahlawan, tetapi juga merasakan semangatnya,” katanya.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke-64, Pramuka NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Generasi Mandiri

Warna merah dan putih pada kostum menjadi simbol keberanian dan kesucian. Konsep tersebut dipadukan dengan kreativitas yang dikembangkan bersama orang tua selama sekitar satu pekan sebelum pelaksanaan pawai.

Keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sekolah dan orang tua berkolaborasi menyiapkan kostum dengan memanfaatkan material yang ramah lingkungan serta mempertimbangkan unsur kearifan lokal.

Respons masyarakat di sepanjang jalur pawai turut memperlihatkan bahwa kegiatan pendidikan dapat menjadi ruang interaksi sosial. Apresiasi dari masyarakat dan jajaran Forkopimcam Pujut juga memperkuat peran satuan pendidikan dalam membangun kebersamaan di tingkat komunitas.

Zulqoidah mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Pujut yang memberikan ruang kepada lembaga pendidikan untuk mengekspresikan semangat kemerdekaan.

Baca Juga :  Kader Parpol di Lombok Tengah Tersandung Kasus Pemalsuan Ijazah, Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Berbasis pendidikan Islam terpadu, TK IT ZAYNA Lombok berkomitmen mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan IMTAQ, IPTEK, dan karakter. Sekolah yang berlokasi di Mantil, Dusun Nandus, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, itu menargetkan pembentukan generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *