Sunset QRIS Run 2026 5K Dorong Digitalisasi Sekaligus Perkuat Kebersamaan Warga

Sunset QRIS Run 2026 5K Dorong Digitalisasi Sekaligus Perkuat Kebersamaan Warga

Mataram, Jurnalekbis.com — Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di Kota Mataram tidak hanya menjadi momentum mendorong transaksi digital. Kegiatan yang dikemas melalui Sunset QRIS Run 2026 5 kilometer itu juga menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul, berolahraga, sekaligus merayakan semangat kebersamaan.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana turut hadir dan menyapa para peserta sebelum kegiatan dimulai. Di hadapan para pelari, Mohan mengapresiasi Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB yang terus menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Menurut Mohan, PQN menjadi bagian dari upaya mempercepat digitalisasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Kita hari ini melaksanakan satu kegiatan yang tentu bagi BI adalah satu kegiatan yang penting untuk mempercepat proses digitalisasi sekaligus sebagai edukasi dan literasi untuk penggunaan QRIS,” kata Mohan.

Namun, bagi orang nomor satu di Kota Mataram itu, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas. Aktivitas olahraga dan pertemuan warga dinilainya menjadi cara sederhana untuk membangun suasana kota yang hidup, sehat, dan penuh kebersamaan.

Baca Juga :  OJK NTB,  Kuliah Sambil Investasi '”Atur Uang Jajan Bekal Cari Cuan & Cuan Besar Anti Tipu-Tipu”

Mohan menyampaikan apresiasi kepada BI NTB karena dinilai konsisten memfasilitasi kegiatan positif yang dapat melibatkan masyarakat.

Ia berharap semangat tersebut terus tumbuh sehingga berbagai aktivitas warga tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

PQN 2026 juga berlangsung dalam suasana menjelang dua momentum penting. Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Kota Mataram juga bersiap menyambut HUT ke-33 Kota Mataram pada 31 Agustus 2026.

Mohan kemudian mengajak warga menjadikan dua momentum tersebut sebagai kesempatan untuk semakin peduli terhadap kota tempat mereka tinggal.

“Terus bersama-sama kita menjaga, merawat kota tercinta kita ini, tempat kita tumbuh, tempat berkembang, dan tempat menggantungkan harapan untuk masa depan kita semua,” ujarnya.

Baca Juga :  UMKM NTB Dibidik Tembus Investasi Rp1 Triliun, Ini Strategi Besarnya

Pesan itu menjadi salah satu benang merah dalam kegiatan Sunset QRIS Run Peserta tidak dituntut mengejar catatan waktu seperti dalam kompetisi lari profesional. Mereka diajak menikmati perjalanan sekitar lima kilometer sambil membangun suasana kebersamaan.

Mohan bahkan menyelipkan candaan mengenai jarak tempuh tersebut. Bagi warga yang terbiasa berlari, lima kilometer mungkin bukan jarak yang terlalu jauh. Namun bagi peserta yang tidak rutin berolahraga, jarak tersebut tetap cukup menantang.

“Jaga kekompakan, jaga kebersamaan, dan tentu saling mengingatkan karena larinya sekitar lima kilo, lumayan,” katanya.

Konsep Sunset QRIS Run yang menjadi bagian dari PQN 2026 akhirnya membawa pesan yang sederhana: digitalisasi bukan hanya tentang teknologi dan transaksi, tetapi juga bagaimana ruang publik dapat digunakan untuk mempertemukan masyarakat.

Baca Juga :  PQN 2026 Mataram Dibuka, Pameran Rupiah Digelar

Di tengah aktivitas warga yang semakin dekat dengan layanan digital, kegiatan seperti ini menghadirkan sisi lain dari transformasi tersebut yakni membangun interaksi secara langsung.

Bagi Mataram, semangat itu menjadi relevan menjelang ulang tahun kota. QRIS menjadi simbol perubahan cara bertransaksi, sementara Sunset QRIS Run menjadi ruang untuk merawat kebersamaan warga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *