Jurnalekbis.com – Astra Motor NTB memperluas kontribusi sosial di Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, dengan menyasar dua kebutuhan utama warga: akses air bersih dan penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Marketing Manager Astra Motor NTB, Yehezkiel Felix, mengatakan program tersebut lahir dari pembahasan bersama pemerintah desa. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian ialah kelancaran distribusi air ke permukiman warga.
“Poin utamanya salah satunya adalah mengenai saluran air bersih,” kata Yehezkiel.
Melalui program CSR, Astra Motor NTB memberikan dukungan berupa pipa sambungan. Infrastruktur tersebut diharapkan membantu memperlancar aliran air sehingga kebutuhan warga dapat terpenuhi secara lebih optimal.
Menurut Yehezkiel, kontribusi Astra Motor NTB di Bengkaung tidak berhenti pada persoalan air. Program berikutnya menyentuh sektor pendidikan, khususnya fasilitas untuk PAUD.
Astra Motor melalui program Desa Sejahtera Astra turut mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak usia dini. Langkah ini menjadi bagian dari perhatian perusahaan terhadap pengembangan generasi muda di tingkat desa.
“Jadi kita memperbaiki, juga melengkapi sarana-prasarana untuk sekolah, untuk PAUD,” ujarnya.
Dengan demikian, terdapat dua fokus utama intervensi sosial Astra Motor NTB di Bengkaung. Pertama, mendukung kebutuhan air bersih melalui penyediaan pipa sambungan. Kedua, meningkatkan fasilitas pendidikan dan pengembangan anak usia PAUD.
Di sisi lain, Astra Motor NTB juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan masyarakat Bengkaung melalui kegiatan penjualan dan layanan purnajual.
Dalam kegiatan pameran kendaraan, Astra Motor menawarkan program pembelian dengan uang muka mulai Rp900 ribu untuk Honda BeAT dan Vario 125 Street pada periode promosi yang disebut Yehezkiel berlangsung bulan ini.
“Kita ada promo untuk bulan ini yaitu di Beat dan Vario 125 Street kita start DP di Rp900.000,” katanya.
Selain penjualan, Astra Motor juga membawa layanan servis sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan Honda kepada masyarakat. Konsep tersebut berpotensi berkembang jika tersedia ruang yang mendukung kegiatan pameran sekaligus layanan bengkel.
Yehezkiel menyebut pemerintah Desa Bengkaung sempat mengusulkan adanya ruang yang dapat ditawarkan kepada Astra Motor untuk kebutuhan tersebut.
“Ke depannya harapannya bisa berkelanjutan selain CSR, dan kita juga bisa kolaborasi dari sisi penjualan maupun aftersales-nya,” ujarnya.
Rencana itu membuka kemungkinan hubungan kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial. Astra Motor dan pemerintah desa dapat mengembangkan kolaborasi yang mencakup kebutuhan masyarakat, akses terhadap produk Honda, hingga layanan perawatan kendaraan.
Bagi warga, kehadiran layanan yang lebih dekat dapat menjadi alternatif untuk memperoleh kendaraan sekaligus mendapatkan akses servis tanpa harus menempuh jarak lebih jauh.
Sementara itu, program sosial yang menyasar air bersih dan pendidikan tetap menjadi bagian penting dari kontribusi Astra Motor NTB di Bengkaung. Kedua sektor tersebut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung pengembangan anak-anak di lingkungan desa.












