JURNALEKBIS.com — LOMBOK TENGAH, Lembaga Advokasi Kerakyatan Laskar Nusa Tenggara Barat (NTB) memperingati Hari Jadi ke-20 dengan menggelar acara tasyakuran di Kopang, Lombok Tengah, Rabu (14/10/2026). Perayaan yang mengusung tema “Setia Bersama Mendampingi Masyarakat NTB” ini menjadi momentum refleksi dua dekade pengabdian organisasi di tengah masyarakat.
Acara yang dihadiri oleh jajaran Dewan Pembina DPP, termasuk H. Lalu Daryadi (Mamiq Tuan Dar), Ketua Umum H. M. Agus Setiawan, Ketua DPD se- Kabupaten/Kita serta Keluarga ini digelar secara sederhana namun bermakna.
Baca juga: Bea Cukai Mataram Gagalkan Penyelundupan Emas Rp12,4 Miliar ke Hong Kong
Ketua Umum Laskar NTB, H. M. Agus Setiawan, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas ketahanan organisasi selama dua dekade. Ia menilai, bertahan selama 20 tahun adalah bukti nyata bahwa Laskar NTB berada di jalan yang benar.
“Di saat banyak lembaga lain yang tumbuh namun harus bubar dalam waktu 1 sampai 3 tahun karena kepentingan politik, pribadi, atau kepentingan lainnya, Laskar NTB tetap eksis. Ini menjadi bukti kami berada di jalur yang tepat,” ujar Agus Setiawan di hadapan anggota dan pengurus.
Agus menjelaskan bahwa acara tasyakuran ini awalnya dipersiapkan secara mendadak (H-3) melalui obrolan santai dengan Ketua Lombok Tengah untuk mengadakan makan bersama di rumah, yang diperkirakan hanya dihadiri 10-15 orang. Namun, antusiasme anggota membuat acara ini menjadi lebih bermakna.
Sejak awal, misi utama Laskar NTB adalah memberikan ruang advokasi bagi masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bantuan hukum, sosial, pendidikan, hingga kesehatan.
“Laskar NTB hadir di tengah masyarakat untuk memberikan fasilitas dan solusi nyata. ketika masyarakat terpinggirkan agar diperhatikan oleh pemerintah, ketika masyarakat sakit agar mendapatkan ruang kesehatan, dan ketika masyarakat tidak mendapatkan keadilan, Laskar NTB hadir memberikan ruang keadilan tersebut,” tegas Agus.
Baca juga: Polda NTB Gandeng Ulama, Habib Husain Ingatkan Polisi Tak Bisa Bekerja Sendiri
Lebih lanjut, Agus menegaskan independensi organisasi. “Laskar NTB adalah lembaga independen yang tidak diintervensi oleh politik maupun kepentingan apa pun. Kami memberikan ruang kebebasan seluas-luasnya kepada anggota untuk mengambil keputusan politik secara mandiri tanpa tersandera kepentingan organisasi,” pungkasnya.
Ketua Pembina DPP Laskar NTB, H. Lalu Daryadi atau yang kerap disapa Mamiq Tuan Dar, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi keberadaan organisasi. Ia mengingatkan agar peringatan 20 tahun ini menjadi bahan evaluasi kontribusi nyata bagi daerah.
Miq Tuan Dar menekankan pentingnya manfaat nyata dan ketulusan pengabdian sebagai landasan keberlangsungan Laskar NTB ke depan. Menurutnya, kebesaran sebuah organisasi tidak hanya diukur dari usia, jumlah anggota, atau nama besar, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Masyarakat harus merasakan kehadiran, kepedulian, dan manfaat nyata dari setiap langkah pengabdian kita. Jangan sampai tindakan segelintir orang mencederai kepercayaan masyarakat yang telah dibangun selama dua puluh tahun,” tegasnya.
Baca juga: BI NTB Catat 200 Transaksi QRIS Cross-Border di MotoGP
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus dan anggota agar menjadikan Laskar NTB sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat, mengedepankan kepedulian sosial, menjaga ketertiban, menghormati hukum, serta mengutamakan penyelesaian persoalan melalui dialog dan cara-cara yang bermartabat.
Memasuki usia dua dekade, Laskar NTB menyadari tantangan ke depan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan sosial, teknologi, hingga ekonomi. Oleh karena itu, Miq Tuan Dar mengajak seluruh anggota untuk terus berbenah, merangkul generasi muda, serta membangun kemitraan yang baik dengan pemerintah, aparat, dan dunia usaha.
“Kita harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Keberanian harus berjalan beriringan dengan kebijaksanaan, sedangkan semangat perjuangan harus selalu disertai tanggung jawab,” ujarnya
Ia juga bahkan mengajak seluruh anggota untuk menjaga nama baik organisasi. “Jadikan setiap anggota sebagai representasi nilai-nilai kebaikan, kedisiplinan, kepedulian, dan kehormatan Laskar NTB,” tegasnya.
Perayaan Hari jadi ke-20 Laskar NTB ini ditutup dengan doa dan komitmen bersama untuk terus istiqamah menjaga persatuan, merawat kepedulian, dan mendampingi masyarakat demi NTB yang lebih maju, sejahtera, aman, dan bermartabat.












