BisnisNews

PLN NTB Sukses Jaga Listrik Idul Adha 2025 Tetap Nyala Tanpa Gangguan

×

PLN NTB Sukses Jaga Listrik Idul Adha 2025 Tetap Nyala Tanpa Gangguan

Sebarkan artikel ini
PLN NTB Sukses Jaga Listrik Idul Adha 2025 Tetap Nyala Tanpa Gangguan

Mataram, Jurnalekbis.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN NTB) memastikan pasokan listrik selama perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah berlangsung lancar, andal, dan tanpa gangguan. Ibadah umat Muslim yang dilaksanakan pada Jumat pagi, 6 Juni 2025, berjalan khusyuk di seluruh wilayah NTB, tanpa hambatan dari sisi kelistrikan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras dan kesiapsiagaan penuh seluruh tim PLN, termasuk kolaborasi dengan para mitra kerja dan pemangku kepentingan lainnya. General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwati, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat menjaga keandalan sistem kelistrikan di tengah momen keagamaan penting ini.

“Alhamdulillah, kelistrikan Idul Adha di seluruh wilayah NTB berjalan lancar. Masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat tanpa terkendala pasokan listrik. Kami ucapkan terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Heny dalam pernyataan resmi, Jumat (6/6/2025).

Berdasarkan data operasional yang dihimpun PLN NTB, beban puncak listrik pada hari-H Idul Adha tercatat sebesar 282 MW di Sistem Lombok dan 137 MW di Sistem Tambora. Angka ini menggambarkan stabilitas sistem kelistrikan yang mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di saat puncak aktivitas.

Distribusi listrik tetap berjalan optimal tanpa penurunan tegangan maupun gangguan besar, berkat kesiapan infrastruktur dan personel yang siaga penuh. Koordinasi lintas sektor dan monitoring intensif menjadi kunci dalam menjaga keandalan pasokan sepanjang hari besar tersebut.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Pelaku Kuras ATM Korban Akhirnya Ditangkap Polisi

“Kami telah menyiapkan sistem dari hulu ke hilir. Dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi semuanya dipastikan dalam kondisi siap operasi penuh. Setiap potensi gangguan kami antisipasi dengan peralatan pendukung yang standby di lapangan,” ujar Heny.

PLN NTB menurunkan sebanyak 1.957 personel yang terdiri dari pegawai PLN, Tenaga Alih Daya (TAD), serta mitra kerja yang tersebar di 164 posko siaga kelistrikan. Mereka disiapkan untuk mengawal seluruh aspek teknis, mulai dari power plant, jaringan transmisi tegangan tinggi, hingga jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah.

Tak hanya itu, sejumlah peralatan pendukung seperti genset, Uninterruptible Power Supply (UPS), dan mobil pelayanan teknik disiagakan sebagai langkah antisipatif. Strategi ini telah terbukti efektif dalam menjaga keandalan sistem listrik NTB, termasuk di wilayah-wilayah yang rawan beban lebih tinggi atau padat aktivitas.

Dalam rangka menjamin pasokan listrik selama momen Idul Adha, PLN NTB memberikan perhatian khusus pada 28 titik pelaksanaan Sholat Idul Adha, yang meliputi 10 masjid besar dan 18 lapangan terbuka. Lokasi tersebut merupakan pusat aktivitas ibadah umat Muslim dan menjadi titik kumpul warga dalam jumlah besar.

Beberapa titik prioritas lainnya seperti kawasan VVIP, pusat pemerintahan, dan kawasan padat penduduk turut dipantau secara intensif oleh petugas siaga. Pemantauan dilakukan secara real-time melalui control center, dengan komunikasi langsung ke tim lapangan di setiap lokasi.

Baca Juga :  PLN Siagakam Petugas untuk Kelancaran Pemilu di NTB

“Tim kami telah melakukan mapping risiko, termasuk di lokasi-lokasi yang memiliki potensi gangguan teknis lebih tinggi. Kami pastikan seluruhnya berada dalam pengawasan dan respons cepat,” jelas Heny.

Tak hanya bekerja secara teknis, PLN NTB juga menjalin komunikasi intensif dengan pengelola masjid, aparat keamanan, serta stakeholder terkait lainnya. Tujuannya adalah memastikan distribusi listrik berlangsung aman dan lancar selama rangkaian pelaksanaan ibadah Idul Adha.

Koordinasi ini mencakup pemetaan kebutuhan daya, pemeriksaan sambungan listrik di lokasi ibadah, hingga penyediaan peralatan cadangan jika diperlukan. Pendekatan kolaboratif ini menjadi salah satu strategi andalan PLN dalam menghadapi momen-momen besar yang membutuhkan keandalan kelistrikan ekstra.

“Kami berterima kasih kepada seluruh mitra kerja dan stakeholder yang turut berperan aktif menjaga keandalan listrik selama Idul Adha,” imbuh Heny.

Sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi bersih, PLN NTB juga menyiagakan 14 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 9 lokasi strategis di NTB. Keberadaan SPKLU ini penting untuk menunjang mobilitas masyarakat selama libur panjang, terutama mereka yang menggunakan kendaraan listrik.

Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke moda transportasi ramah lingkungan.

Baca Juga :  Satgas PASTI Hentikan Malahayati, Klaim Berizin OJK Diduga Palsu

“Kesiapan SPKLU ini merupakan bagian dari transformasi layanan kami dalam menyambut era elektrifikasi transportasi. Masyarakat pengguna kendaraan listrik tetap bisa nyaman selama liburan Idul Adha,” ujar Heny.

Lokasi-lokasi SPKLU yang disiagakan meliputi kawasan wisata, pusat kota, dan jalur utama antarwilayah. Beberapa di antaranya berada di Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, hingga Bima, dengan sistem pengisian yang cepat dan kompatibel dengan berbagai jenis kendaraan listrik.

PLN berharap inisiatif ini tidak hanya menunjang mobilitas, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih percaya pada ketersediaan infrastruktur energi hijau di NTB.

Meskipun puncak Hari Raya telah berlalu, PLN NTB masih menerapkan masa siaga kelistrikan hingga 7 Juni 2025. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas dan beban listrik selama periode libur panjang pasca-Idul Adha.

Selama masa siaga tersebut, monitoring sistem dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Posko siaga tetap aktif dengan skema pergantian personel yang memastikan tidak ada waktu kosong dalam pengawasan sistem.

“Kami akan terus hadir menjaga terang di setiap momen penting masyarakat, termasuk pada hari besar keagamaan. Semangat kami adalah memastikan listrik andal dan pelayanan terbaik dari PLN dirasakan seluruh masyarakat NTB,” tutup Heny.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *