Lombok Tengah, Jurnalekbis.com– Pengalaman menjelajahi Pertamina Mandalika International Circuit kini makin seru dan mudah diakses siapa saja. Melalui program terbaru bertajuk “Mandalika Experience”, pengunjung dapat menikmati sensasi berkeliling lintasan MotoGP menggunakan bus wisata.
Inovasi ini digagas oleh PT MGPA Nusantara Jaya (Mandalika Grand Prix Association) bekerja sama dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Program tersebut menjadi langkah konkret memperluas potensi wisata otomotif (sport tourism) di kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Bisa Rasakan Sensasi Lintasan MotoGP Secara Langsung
Jika dulu hanya pembalap atau peserta track day yang bisa menjajal trek Mandalika, kini masyarakat umum pun dapat merasakan sensasi melintasi jalur sepanjang 4,31 kilometer dengan aman dan nyaman. Dalam setiap sesi, bus wisata akan diberi kesempatan melakukan tiga putaran penuh di lintasan sirkuit, di bawah pengawasan ketat marshal dan tim keamanan.
Para pengunjung dapat melihat langsung sudut-sudut legendaris sirkuit, termasuk Tikungan 10 (Turn 10) yang menghadap Samudera Hindia, area Grandstand Utama, hingga pit building tempat tim balap dunia bersiap saat MotoGP berlangsung.
Tarif Terjangkau, Mulai Rp300 Ribu per Sesi
MGPA menetapkan tarif yang relatif ramah di kantong untuk semua kalangan. Biayanya bervariasi sesuai jenis bus:
Micro Bus: Rp300.000 per sesi
Mini Bus: Rp400.000 per sesi
Big Bus: Rp500.000 per sesi
Setiap tarif berlaku untuk tiga putaran penuh lintasan. Selain itu, tersedia pula Lampaq Experience dengan harga Rp75.000 per sesi, yang memungkinkan wisatawan menjelajahi area publik sirkuit sambil berfoto di spot ikonik Mandalika.

Ketat dan Aman Sesuai Standar Sirkuit Internasional
MGPA memberlakukan sejumlah aturan teknis demi keamanan peserta. Bus dilarang berhenti di lintasan, kecuali di area run-off Tikungan 10 untuk keperluan foto bersama. Sebelum masuk trek, setiap kendaraan akan menjalani pengecekan kelayakan (scrutineering)—termasuk kondisi ban, oli, dan cairan lain—untuk memastikan tidak ada kebocoran yang dapat merusak lintasan.
Kecepatan bus juga dibatasi sesuai standar keamanan. Semua kegiatan dilakukan di bawah pengawasan resmi marshal dan petugas sirkuit, menjamin kegiatan berlangsung aman, profesional, dan tetap seru.
Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan, Mandalika Experience merupakan langkah nyata untuk membuka akses sirkuit kepada publik sekaligus memperkuat daya tarik wisata Mandalika.
“Kami ingin Mandalika tidak hanya dikenal sebagai lokasi balapan dunia, tapi juga sebagai destinasi wisata edukatif yang bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Priandhi.
Selain memberi pengalaman unik, program ini juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar. Operator bus wisata lokal bisa ikut terlibat, sementara pengunjung berpeluang memperpanjang masa tinggal dengan menjelajahi Pantai Kuta Mandalika, Bukit Merese, hingga Bukit Seger.
Edukatif dan Ramah Lingkungan
Tak sekadar hiburan, Mandalika Experience juga dirancang sebagai wahana edukasi tentang keselamatan berkendara dan pengelolaan sirkuit profesional. MGPA bahkan menerapkan konsep eco-sport tourism, memastikan setiap kegiatan ramah lingkungan dan tidak mengganggu kelestarian alam Mandalika.
Dengan inovasi ini, Pertamina Mandalika International Circuit bukan lagi sekadar arena balapan berkelas dunia. Ia kini juga menjadi ikon wisata otomotif nasional yang menghadirkan pengalaman aman, edukatif, dan berkesan bagi semua kalangan.
Melalui Mandalika Experience, siapa pun kini bisa merasakan atmosfer MotoGP secara langsung—dengan harga terjangkau dan sensasi tak terlupakan di lintasan kebanggaan Indonesia.













